news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum PISPI, Achmad Tjachja Nugraha menyerahkan 100 Ribu Batang Cabai kepada Pemprov Riau, Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Polda Riau, Lanud RSN.
Sumber :
  • istimewa

Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani Riau, PIPSI Bagikan 100 Ribu Pohon Cabai

PISPI menyerahkan 100 Ribu Batang pohon cabai kepada Pemerintah Provinsi Riau, Kodam  XIX/Tuanku Tambusai, Polda Riau, hingga Lanud RSN.
Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:24 WIB
Reporter:
Editor :

Riau, tvOnenews.com - Perhimpunan Insinyur Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) menggagas Gerakan Tanam Cabe 100 Ribu Batang di Provinsi Riau.

PISPI menyerahkan 100 Ribu Batang pohon cabai kepada Pemerintah Provinsi Riau, Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Polda Riau, hingga Lanud RSN.

Hal itu merupakan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan ekonomi petani berbasis lokal di Provinsi Riau.

Ketua Umum PISPI, Achmad Tjachja Nugraha, menilai gerakan tersebut menjadi bagian dari gerakan ekonomi dan pembangunan ketahanan pangan berbasis kebutuhan lokal atau daerah.

“Target 100 ribu batang harus menjadi awal dari sistem produksi cabai yang terencana, terukur dan berkelanjutan di Riau,” ujar Achmad.

Menurutnya, peningkatan produksi cabai di daerah perlu dilakukan dengan pendekatan yang terencana, mulai dari penyediaan benih berkualitas hingga pemasaran hasil produksi.

Pasalnya, kata Achmad cabai merupakan salah satu komoditas yang memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat Riau.

Achmad juga mengingatkan agar gerakan tersebut menjadi gerakan nasional

“Mari kita manfaatkan sekecil apapun pekarangan rumah untuk menanam tanaman yabg dibutuhkan sehari hari seperti cabe, bawang daun, selada dan lainnya” kata Guru Besar Prodi Agribisnis Fakuktas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Menurut Achmad, keberlanjutan program harus didukung dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam budidaya cabai. Terkait ilmu pengetahuan, maka keterlibatan generasi muda, pelajar, komunitas, dan perguruan tinggi adalah penting. 

Terlebih jika dihubungkan dengan dunia usaha dan masyarakat untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih terintegrasi, modern dan produktif.

Ia mengatakan bahwa, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.

“Pemerintah, petani, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas dan masyarakat harus berkolaborasi. Mari para alumni insinyur pertanian dan sarjana pertanian untuk mengimplementasikan ilmu pertanian dengan mengajak masyarakat menanam tanaman mudah yang biasa dikonsumsi masyarakat  ” tegasnya.

Direktur BUMD Pangan Provinsi Riau sekaligus Ketua BPW PISPI Provinsi Riau, Ade Putra Daulay, menyambut positif Gerakan Tanam Cabe 100 Ribu Batang yang digagas PISPI.

Ade menilai program tersebut dapat memperluas areal tanam sekaligus meningkatkan produksi cabai di Riau sehingga secara bertahap dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari daerah lain.

“Kami ingin Riau semakin mampu memenuhi kebutuhan cabainya sendiri dan secara bertahap mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari daerah lain,” ujar Ade.

Ia mengatakan program tersebut akan semakin memberikan manfaat apabila dilakukan secara berkelanjutan dan masif.

Menurutnya, dukungan bibit dapat membantu petani mengurangi biaya produksi sekaligus memberikan ruang bagi peningkatan pendapatan petani.

“Bukan hanya menambah produksi, tetapi juga harus mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani melalui dukungan bibit, pendampingan budidaya, efisiensi biaya produksi, serta akses pasar,” katanya.

Ade menegaskan keberlanjutan gerakan membutuhkan keberpihakan seluruh pemangku kepentingan.

“Pemerintah, BUMD, petani, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas dan masyarakat harus mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya. Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama,” katanya.

Gerakan Tanam Cabe 100 Ribu Batang diharapkan menjadi momentum memperkuat produksi pangan sekaligus membangun kemandirian pangan Riau dengan semangat “Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan.” (muu)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral