- Antara
Gubernur DKI Persilakan Warga Pati Sampaikan Aspirasi di DPR RI: Demo Itu Dijamin, Asal Tidak Anarkis
Rombongan tersebut berangkat dari Pati menggunakan dua mobil setelah menempuh perjalanan sejak Kamis siang dan tiba di kompleks parlemen pada Jumat pagi.
Ada dua tuntutan yang dibawa warga Pati dalam aksi nanti. Mereka mendesak DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset serta menerapkan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
“Tuntutannya cuma dua. Satu, perampasan aset koruptor, yang kedua hukum mati koruptor, itu saja,” kata salah satu koordinator AMPB Teguh, di depan Gedung DPR/MPR RI.
Kedatangan rombongan AMPB sekaligus menjadi bagian dari persiapan menjelang aksi yang lebih besar di depan Gedung DPR RI. Mereka kemudian memasang dua kain putih berukuran besar di pagar kompleks parlemen.
Salah satu kain bertuliskan “Jakarta (love) Pati Bersatu”. Sementara kain lainnya berisi desakan agar DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset.
Dukungan terhadap aksi juga terlihat dari sejumlah kardus berisi air mineral yang ditumpuk di sekitar lokasi. Rombongan kemudian sempat diketahui beristirahat di taman kecil di depan Gedung DPR/MPR dengan beralaskan tikar.
Mereka juga mempersiapkan rencana pendirian posko di kawasan parlemen meski akhirnya harus terpaksa bergeser tempat pada malam harinya. (rpi)