- Istimewa
Gubernur Pramono Anung Resmikan RS Toto Tentrem, Dorong Layanan Stem Cell di RS DKI Jakarta
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan operasional Rumah Sakit Toto Tentrem di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2206).
Gubernur Pramono mendorong pengembangan layanan stem cell di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Pramono mengatakan RS Toto Tentrem memiliki layanan unggulan di bidang stem cell dengan dilengkapi 50 tempat tidur, sekitar 70 dokter ahli, serta lima tempat tidur ICU.
Saat ini Pemprov DKI Jakarta memiliki 31 rumah sakit.
“Pemerintah DKI Jakarta mendapatkan tambahan satu rumah sakit yang luar biasa, satu rumah sakit bertaraf internasional, sebenarnya, yang secara khusus di bidang yang berkaitan dengan stem cell,” kata Pramono dalam keterangannya, Selasa (25/8/2026).
Stem cell merupakan sel yang memiliki kemampuan untuk memperbanyak diri dan berkembang menjadi berbagai jenis sel lain di dalam tubuh.
Karena kemampuan tersebut, sel punca banyak diteliti dan digunakan dalam bidang kedokteran regeneratif.
Penggunaan stem cell yang sudah mapan secara klinis antara lain transplantasi sel punca hematopoietik atau transplantasi sumsum tulang untuk menangani beberapa penyakit darah dan kanker darah, seperti leukemia.
Menurut Pramono, fasilitas tersebut menunjukkan RS Toto Tentrem secara khusus mengembangkan layanan stem cell dan turunannya.
Karena itu, Pemprov DKI akan mendukung pengembangan layanan tersebut.
“Ini menunjukkan bahwa rumah sakit ini yang secara khusus mengembangkan stem cell dan turunannya, menurut saya, adalah sesuatu yang luar biasa. Pemerintah DKI Jakarta men-support sebenarnya untuk itu,” terang dia.
Dia berharap layanan stem cell yang dikembangkan RS Toto Tentrem dapat turut dikembangkan di salah satu rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta.
“Saya sudah meminta kepada Ibu Direktur, mudah-mudahan nanti bekerja sama dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta untuk Rumah Sakit Tarakan, karena saya memang berkeinginan Rumah Sakit Tarakan juga dikembangkan,” ungkap Pramono.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat membuat salah satu dari 31 rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta mengembangkan layanan stem cell.
“Supaya dari 31 rumah sakit yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta ada yang mengembangkan hal yang berkaitan dengan stem cell,” tegas dia.