news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Bakom Pemerintah RI Muhammad Qodari.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Desa Adat Sade Terbakar, Qodari: Saya Belum Dapat Informasi

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan, dirinya belum menerima informasi lengkap terkait penanganan kebakaran di Desa Adat Sade.
Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:42 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah belum dapat memastikan bentuk bantuan maupun langkah rekonstruksi untuk Kampung Adat Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dilanda kebakaran.

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI Muhammad Qodari mengatakan, dirinya belum menerima informasi lengkap terkait penanganan kebakaran di Desa Adat Sade.

“Lombok? Oh, kalau Lombok, mohon maaf saya belum mendapatkan informasinya jadi minta maaf belum bisa memberikan pendapat dulu. Nanti saya cek dulu,” kata Qodari, di Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).

Saat kembali ditegaskan bahwa lokasi yang dimaksud merupakan Desa Adat Sade, Qodari menyebut penanganan perlu mengacu pada kondisi faktual di lapangan. Ia meminta informasi mengenai dampak dan kebutuhan masyarakat dikonfirmasi kepada otoritas yang memiliki kewenangan.

“Oh, Desa Adat Sade. Ah, ini saya kira ditanyakan kepada pihak yang berwenang, ya, kepada otoritas karena tentunya membutuhkan verifikasi data di lapangan,” ujarnya.

Menurut Qodari, proses pendataan kemungkinan masih berlangsung karena pemerintah perlu memastikan berbagai informasi sebelum mengambil keputusan terkait penanganan pascakebakaran.

“Mungkin proses masih berlangsung karena perlu banyak yang dicek data-data di lapangan,” kata Qodari.

Ketika ditanya apakah pemerintah akan memberikan bantuan untuk pembangunan kembali kawasan yang terdampak, Qodari kembali menyatakan belum dapat memastikan bentuk kebijakan tersebut.

“Nanti saya cek dulu kepada pemerintah daerah maupun kepada pemerintah pusat,” ujarnya.

Kebakaran melanda Kampung Adat Sade pada Sabtu (22/8/2026) malam. Musibah tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan terhadap rumah warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan kawasan yang menjadi salah satu ruang hidup sekaligus pusat pelestarian budaya masyarakat Sasak.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, pemadam kebakaran, dan sejumlah unsur lainnya telah melakukan evakuasi, pemadaman, menyediakan tempat sementara bagi warga terdampak, serta membersihkan material pascakebakaran.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sebelumnya menegaskan bahwa nilai Sade jauh melampaui statusnya sebagai destinasi wisata. Kawasan tersebut merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Sasak yang mempertahankan tradisi dan tata kehidupan secara turun-temurun.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:28
05:13
03:46
05:27
02:26
01:41

Viral