- Istimewa
Imbau Ojol Tak Mudah Terpancing Provokasi, Koalisi Ojol Nasional Gelar “Ngopi Bareng Ojol Surabaya Raya”
Jakarta, tvOnenews.com - Koalisi Ojol Nasional melakukan kunjungan ke Sidoarjo dan bertemu dengan para pengemudi ojek online (ojol) dari Sidoarjo, Surabaya, dan Pasuruan dalam kegiatan bertajuk “Ngopi Bareng Ojol Surabaya Raya.”
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Andi Kristiyanto selaku Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional. Pertemuan menjadi wadah silaturahmi, dialog, serta penyampaian aspirasi para pengemudi ojol terkait berbagai persoalan yang menyangkut keberlangsungan profesi mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Juwel Safriko Hutasoit atau yg biasa dikenal Papa Deon selaku Sekjen Koalisi Ojol Nasional mengimbau seluruh rekan ojol agar tidak mudah terpancing oleh provokasi maupun berita bohong yang beredar di media sosial dan berbagai grup komunikasi. Menurutnya, setiap informasi yang diterima perlu disikapi secara bijak dan dikonfirmasi terlebih dahulu kebenarannya.
Imbauan tersebut secara khusus disampaikan menyikapi adanya berbagai informasi dan ajakan terkait rencana demonstrasi pada 27 Agustus 2026. Para pengemudi ojol diminta tidak mengambil keputusan hanya berdasarkan informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.
“Jangan sampai rekan-rekan ojol mudah terpancing provokasi dan informasi yang tidak benar, karena pada akhirnya justru dapat merugikan kita sendiri. Mari kita jaga persatuan dan kondusivitas di wilayah masing-masing,” ujar Papa Deon dalam kegiatan tersebut.
Selain membahas situasi dan informasi yang berkembang, Koalisi Ojol Nasional juga menjelaskan kepada para pengemudi mengenai status kemitraan ojol dengan aplikator. Penjelasan ini diberikan agar para pengemudi memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan kemitraan yang menjadi bagian dari aktivitas mereka sebagai mitra pengemudi aplikasi.
Para pengemudi ojol yang hadir dari Sidoarjo, Surabaya, dan Pasuruan kemudian menyatakan sikap untuk bersama-sama menjaga kondusivitas di kota dan wilayahnya masing-masing. Mereka berkomitmen untuk tidak mudah terprovokasi serta tetap mengedepankan komunikasi dan penyelesaian persoalan secara baik.
Dalam pertemuan tersebut, para pengemudi juga menyampaikan aspirasi agar status ojol tetap dipertahankan dalam skema kemitraan dengan aplikator. Mereka berharap hubungan kemitraan tersebut tetap berjalan dengan kebijakan yang memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi para pengemudi.