news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Budi Arie Setiadi siap menerima konsekuensi terkait viralnya isu Pemilu 2029 bisa dipercepat yang sempat ia hembuskan..
Sumber :
  • Tangkapan layar

Tuai Kiritk Tajam, Budi Arie Diminta Berikan Penjelasan Gamblang Soal Penyataannya

Pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait situasi dan kondisi perpolitikan Tanah Air belakangan ini turut menuai sorotan negatif.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:28 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi terkait situasi dan kondisi perpolitikan Tanah Air belakangan ini turut menuai sorotan negatif.

Ketua Umum Pasprobo, Saiful Chaniago mengatakan jika pernyataan yang disampaikan oleh Budi Arie dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ia menilai pernyataan dari mantan pejabat negara itu tidak pantas dilontarkan di ruang publik karena dapat ditafsirkan sebagai upaya menggoyang legitimasi pemerintahan yang sah.

"Budi Arie didesak untuk memberikan klarifikasi secara terbuka kepada publik," ujar Saiful. 

Ketua Umum Pasprobo, Saiful Chaniago
Sumber :
  • Istimewa

Ia juga mengingatkan agar setiap pernyataan yang menyangkut kehidupan bernegara tetap berpijak pada konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi, bukan pada narasi yang menimbulkan perpecahan.

Saiful Chaniago turut mendorong Budi Arie memahami secara utuh konstitusi negara. 

Menurutnya hal itu mencakup mekanisme ketatanegaraan serta batas-batas etika yang harus dijaga seorang mantan pejabat dalam menyampaikan pandangan politiknya.

Saiful juga mendesak Budi Arie menjelaskan maksud dan konteks pernyataannya secara gamblang. Penjelasan itu dinilai penting agar tidak terjadi multi tafsir yang dapat memperkeruh situasi politik nasional.

Selain klarifikasi, Saiful Chaniago mendorong Budi Arie menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat apabila pernyataannya dinilai telah menimbulkan keresahan, salah tafsir, atau kegaduhan. 

"Publik berhak mendapatkan penjelasan yang terang, terutama ketika menyangkut konstitusi dan legitimasi kepemimpinan nasional," tegasnya.(raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:28
05:13
03:46
05:27
02:26
01:41

Viral