- Abdul Gani Siregar-tvOne
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 90 Orang, Kemlu: Belum Ada WNI yang Terdampak
“Untuk mendukung pemantauan dan langkah pelindungan, KBRI Dhaka mengimbau agen perjalanan yang memberangkatkan WNI ke Nepal untuk segera menyampaikan informasi mengenai keberadaan dan kondisi WNI, terutama yang sedang melakukan perjalanan/ pendakian,” ujar Heni.
Pemerintah juga meminta seluruh WNI yang berada di wilayah terdampak maupun sekitarnya untuk tidak mengambil risiko dengan mendatangi lokasi bencana. WNI diminta mengikuti arahan otoritas setempat dan hanya mengandalkan informasi dari sumber resmi.
“KBRI Beijing dan KBRI Dhaka mengimbau seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan, mengikuti arahan otoritas setempat, menghindari wilayah terdampak, serta memantau informasi melalui sumber resmi,” ungkapnya.
Kemlu memastikan pemantauan akan terus dilakukan seiring proses pencarian dan penanganan korban masih berlangsung. Komunikasi dengan komunitas WNI juga diperkuat untuk mengantisipasi apabila ditemukan WNI yang membutuhkan bantuan.
“KBRI Beijing dan KBRI Dhaka akan terus memantau perkembangan situasi dan menjaga komunikasi dengan komunitas WNI,” tandas dia.
Dalam kondisi darurat, WNI di Nepal dapat menghubungi Hotline KBRI Dhaka melalui +880 161-4444-552. Sementara WNI yang berada di RRT dapat menghubungi Hotline KBRI Beijing melalui +8618610455488 melalui WeChat, telepon maupun SMS. (agr/nsi)