news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Hujan Gas Air Mata dan Batu Warnai Bentrokan Aparat dan Massa Pendemo di DPR RI.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rizki Amana

Hujan Gas Air Mata dan Batu Warnai Bentrokan Aparat dan Massa Pendemo di DPR RI

Aksi unjuk rasa menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset di Gedung DPR RI turut berakhir ricuh.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:41 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi unjuk rasa menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset di Gedung DPR RI turut berakhir ricuh.

Pantauan tvOnenews.com masaa yang bukan lagi berasal dari kelompok mahasiswa mulai saling serang dengan aparat kepolisian.

Berbagai material turut menghujani pasukan huru-hara kepolisian yang berjalan memukul mundur massa.

Tak tinggal diam, aparat kepolisian turut membalas massa dengan menembaki gas air mata hingga sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Flyover Petamburan, Jakarta Barat.

Di sisi lain, Pos Polisi yang berada di bawah Flyover Slipi, Jalan S Parman, Palmerah, Jakarta Barat dibakar massa aksi unjuk rasa, Kamis (27/8/2026).

Mulanya, massa yang mayoritas merupakan remaja mengerubungi pos polisi tersebut. Sebelum dibakar mereka melemparkan batu hingga bagian kaca pos polisi pecah.

Salah satu warga bernama Royyan (25) mengaku lihat detik-detik pembakaran pos polisi tersebut. Ia mengatakan, bahwa memang adanya segerombolan pelajar disekitar lokasi.

"Saya tiba di situ (pos polisi) lagi proses pembakaran," kata dia di lokasi kejadian, Kamis (27/8/2026).

Usai terjadi pembakaran sambung Royyan, Polisi mulai melakukan penembakan gas air mata untuk membubarkan massa yang sudah tidak kondusif.

"Terus gas air mata langsung meletus, massa langsung lari. Saya juga lari takut ketangkap," jelasnya.

Ia menyebut, massa berlarian ke arah Penjompongan dan Palmerah. Namun sebagian sempat berusaha untuk kembali ke arah lampu merah, tetapi situasi kondusif dan massa membubarkan diri.

Sebelumnya, aparat Kepolisian melakukan pembubaran paksa terhadap maksa aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026) malam.

Berdasarkan pantauan, massa yang masih bertahan mulanya melakukan aksi bakar-bakaran saat menjelang malam.

Mayoritas massa yang menggunakan pakaian serba hitam itu sesekali menyalakan kembang api. Sementara aparat yang berada di dalam gedung masih menahan diri.

Tak lama berselang, sekira pukul 19.00 WIB, aparat kepolisian mulai keluar dari dalam gedung untuk membuat barisan di jalan Gatot Subroto. Sambil mobil water canon menyemprotkan air ke arah massa.

Sontak massa yang mulanya masih bertahan, berhamburan melarikan diri. Lalu aparat kepolisian perlahan mengarah ke arah masa untuk melakukan pembubaran.

Sejumlah massa terlihat melakukan perlawanan saat polisi melakukan pembubaran paksa. Namun tak lama kemudian, situasi kembali kondusif, namun Polisi masih melakukan penjagaan ketat.(aha/raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral