news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Balita 3 Tahun Tewas.
Sumber :
  • Istimewa - istock photo

Ironis, Seorang Ibu dengan Pacarnya Aniaya Balita Karena Ngompol, Kondisinya Kritis di RSSA Malang

Baru-baru ini beredar kabar di media sosial terkait insiden ironis soal balita yang kritis di ruang PICU RSSA Kota Malang. Pasalnya balita itu dianiaya ibunya
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini beredar kabar di media sosial terkait insiden ironis soal balita yang kritis di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Pasalnya, balita itu dianiaya ibu kandung dan pacar ibunya.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Rahmad Aji Prabowo jelaskan, bahwa balita tersebut harus menjalani perawatan medis intensif akibat luka parah serta dugaan penganiayaan dan penelantaran yang dilakukan ibu kandungnya, SM (21) bersama pasangan prianya berinisial MA (26).

Lanjutnya menjelaskan, bahwa kondisi pilu yang dialami korban terungkap setelah pihak rumah sakit menemukan sejumlah luka lebam serta cedera serius di sekujur tubuh balita tersebut. 

Tubuh korban juga mengalami penurunan kondisi fisik secara drastis saat dilarikan ke rumah sakit.

Selain itu, kata dia, penanganan medis dan pemulihan kesehatan korban menjadi prioritas utama pihak kepolisian saat ini, di samping pengusutan kasus pidana. Dugaan penganiayaan berulang kali dipicu oleh hal sepele, karena kekesalan pelaku saat korban mengompol.

"Hingga pengungkapan kasus ini, Unit PPA bersama instansi terkait terus mendampingi korban di RSSA. Keselamatan dan pemulihan korban menjadi perhatian kami," cerita Aji.

Ibu kandung korban dan pasangannya ditangkap polisi di wilayah Poncokusumo, Kabupaten Malang, telah ditetapkan sebagai tersangka, keduanya kini terancam dijerat pasal berlapis. 

Menurut informasi, ibu korban masih memiliki suami yang saat ini tersandung kasus narkoba. (aag)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral