- Tangkapan Layar Threads @dark_lyre
Kronologi Pengeroyokan Pria Diduga Oleh Anak Buah Hercules di Pejompongan hingga Meregang Nyawa
"Justru kita tahunya dari video. Kita enggak ada yang lihat jelas nih posisi mayat ini, posisi dia dipukulin, posisi dia dibawa, kita nggak tahu," tutur Sudarsi.
Polisi Terima Laporan Pengeroyokan
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyatakan masih menyelidiki kematian Bambang.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanudin mengatakan polisi masih mengumpulkan fakta-fakta hukum yang diperoleh dari lapangan.
"Kami sedang melakukan penyelidikan dan mengumpulkan fakta-fakta hukum yang ada di lapangan yang kami peroleh," kata Iman.
Polisi sebelumnya juga menerima laporan mengenai adanya seseorang yang menjadi korban pengeroyokan di lokasi.
Namun, proses evakuasi tidak dapat langsung dilakukan karena kondisi di lapangan ketika itu belum kondusif.
Setelah lokasi berhasil diamankan, Bidokes Polda Metro Jaya kemudian mengevakuasi seorang laki-laki yang ditemukan dalam kondisi pingsan.
Bambang kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mintoharjo. Ia dinyatakan meninggal dunia. Jenazah Bambang selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi dan visum.
Muncul Dugaan Keterlibatan Ormas
Di tengah penyelidikan, muncul dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam kericuhan di kawasan Pejompongan.
Di media sosial, warganet menuding Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya sebagai pihak yang berhadapan dengan warga di sekitar Pejompongan ketika kerusuhan berlangsung.
GRIB Jaya juga dikaitkan dengan sebuah truk yang dibakar massa pada Kamis malam. Truk tersebut disebut menjadi sasaran massa karena diduga mengangkut anggota ormas.
Selain itu, beredar video yang memperlihatkan sekelompok orang turun dari sebuah mobil di tengah kericuhan di Pejompongan. Dalam video tersebut, sejumlah orang terlihat mengenakan ikat kepala putih dan membawa benda yang disebut menyerupai senjata.
Perekam video menyebut kelompok tersebut sebagai orang-orang yang dikaitkan dengan Hercules atau GRIB Jaya. Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan yang beredar di media sosial.
GRIB Jaya membantah keterlibatan secara kelembagaan dalam kerusuhan tersebut.
Kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, mengatakan tidak ada instruksi dari Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, kepada anggotanya untuk turun dalam demonstrasi pada Kamis.