- Instagram @infokebonpala
Polda Metro Jaya Buka Suara soal Dugaan Keterlibatan Ormas dalam Kerusuhan Demo 27 Agustus
Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya buka suara soal dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) dalam melakukan pembubaran hingga terjadinya kerusuhan pascaaksi demonstrasi pada Kamis (27/8/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum memastikan adanya keterlibatan Ormas tersebut.
Diketahui, dalam media sosial ramai dibicarakan bahwa adanya sekelompok yang diduga ormas yang melakukan sweeping untuk membubarkan massa pascaaksi demonstrasi.
Bahkan dalam video lainnya disebutkan terdapat korban meninggal dunia akibat diduga dikeroyok salah satu ormas.
"Kalau terkait tentang ormas, kami masih melakukan pendalaman terkait, karena fakta harus terverifikasi, kami mohon waktu," katanya, Sabtu (29/8/2026).
- Antara
Budi meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi lebih jauh mengenai kabar tersebut. Ia juga mengimbau agar publik cermat dalam memilih informasi soal kebenaran dari suatu peristiwa.
"Tadi kita sampaikan, satu, kita sangat prihatin ya dengan insiden yang terjadi kemarin. Teman-teman harus memahami banyak unggahan di media sosial yang disinformasi, provokasi, dan hoax," ujarnya.
Sementara itu terkait dengan kerusuhan pasca aksi, Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 322.
Budi Hermanto mengatakan, dari total tersebut, sebanyak 162 merupakan dewasa dan sisanya merupakan rentang usia 12 hingga 19 tahun.
"162 orang dewasa berusia 18 hingga 40 tahun ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya, serta 160 anak berusia 12 sampai 19 tahun ditangani Direktorat PPA dan PPO Polda Metro Jaya," katanya, Jumat (28/8/2026).
Di sisi lain Budi menjelaskan, bahwa hasil kondisi di lapangan, petugas menemukan sejumlah barang bukti seperti senjata tajam, mata panah hingga bambu.
"Petugas menemukan berupa senjata tajam golok, gunting, asahan pisau, 10 lembar PVC, ketapel, 19 mata panah, 1 rantai besi, 4 tongkat bambu," jelasnya.
Sementara itu terkait aksi pengrusakan terhadap fasilitas umum pada saat Kamis malam lalu, ia memastikan seluruhnya dapat dikendalikan.
"Kerusakan-kerusakan yang mengikuti terkait tentang pengrusakan fasilitas umum milik pemerintah, milik kepolisian, termasuk pagar yang dibakar, ini juga dapat dikendalikan dan diamankan dengan baik," tandasnya. (aha/rpi)