- tvOnenews.com
Pesta Rakyat Banyumas di Bogor Diperpanjang, Bisa Obati Rindu Kampung Halaman hingga September
Seiring berjalannya waktu, Tanabambu kemudian menambahkan menu Sunda untuk menjangkau segmen pengunjung yang lebih luas.
Tak hanya menawarkan makanan utama, Tanabambu juga menyediakan beragam jajanan tradisional dengan resep yang dikembangkan secara mandiri.
"Konsep budaya di Tanabambu juga dibuat berganti secara berkala. Setiap bulan, tema budaya Nusantara yang diangkat dapat berbeda. Banyumasan menjadi salah satu tema yang dihadirkan melalui Pesta Rakyat Banyumas," ungkap Hani.
Selain kuliner, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan seni tradisional selama Pesta Rakyat Banyumas berlangsung.
Pertunjukan budaya tersebut digelar setiap akhir pekan dengan melibatkan komunitas seni, paguyuban, serta sanggar yang berada di kawasan Jabodetabek.
Beberapa kesenian yang ditampilkan meliputi calung, ebeg Banyumasan, sendratari, keroncongan, serta sejumlah pertunjukan tradisional lainnya.
Setiap Sabtu, Tanabambu juga menggelar gelar budaya yang disesuaikan dengan tema Banyumasan.
Rangkaian acara semakin lengkap dengan berbagai perlombaan, mulai dari lomba seni tradisional hingga lomba makan dan lomba mendoan.
"Puncak rangkaian kegiatan awalnya dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026. Namun, Tanabambu kemudian memutuskan memperpanjang atmosfer Banyumasan hingga 30 September 2026," tambahnya.
Selama masa perpanjangan, dekorasi serta nuansa Banyumasan di Tanabambu tetap dipertahankan.
Dengan demikian, masyarakat masih dapat merasakan atmosfer Kampung Jawa yang dipadukan dengan sentuhan budaya Banyumasan di kawasan Jabodetabek.
Pesta Rakyat Banyumas juga berlangsung bersamaan dengan ekspansi Dawet Tanabambu ke pusat perbelanjaan.
Pada 27 Agustus 2026, Dawet Tanabambu resmi membuka gerai pertamanya di Lippo Icon Cibubur. Sebelumnya, minuman tradisional tersebut telah menjadi salah satu menu unggulan di Tanabambu.
Pembukaan gerai baru itu menjadi langkah Tanabambu untuk memperluas jangkauan bisnis kuliner sekaligus mengenalkan minuman tradisional kepada masyarakat yang lebih luas.
"Dawet yang menjadi salah satu minuman favorit di Tanabambu merupakan dawet khas Banjarnegara," jelasnya.
Pesta Rakyat Banyumas dapat dikunjungi masyarakat umum secara gratis tanpa biaya masuk.
Tanabambu menargetkan acara tersebut mampu mendatangkan sekitar 15.000 hingga 20.000 pengunjung sepanjang periode penyelenggaraan, dengan target sekitar 3.000 hingga 4.000 pengunjung setiap akhir pekan.
Selain menjadi pilihan rekreasi keluarga, Pesta Rakyat Banyumas diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat Banyumas Raya yang tinggal di Jabodetabek.