news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Danantara Dorong Transformasi Layanan Transportasi, Ini Langkah Jasa Marga.
Sumber :
  • Istimewa

Danantara Dorong Transformasi Layanan Transportasi, Ini Langkah Jasa Marga

Pemerintah melalui PT Danantara Asset Management (DAM) terus mendorong transformasi layanan transportasi terkhusus bagi PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:09 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui PT Danantara Asset Management (DAM) terus mendorong transformasi layanan transportasi terkhusus bagi PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Langkah itu diperlukan dalam upaya meningkatkan pengalaman pengguna, keselamatan, kelancaran perjalanan, serta dampak nyata bagi masyarakat.

Merespon hal tersebut, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan pihaknya memperkuat integrasi tiga pilar layanan meliputi preservasi, rest area, dan layanan informasi jalan tol, sebagai bagian dari transformasi pelayanan untuk meningkatkan customer experience.

Menurutnya langkah itu selaras dengan arahan Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi pelayanan BUMN untuk meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

Jasa Marga mendorong transformasi peradaban melalui pergeseran dari infrastructure menjadi infraculture, dengan mengubah paradigma yang semula berfokus pada pengembangan jalan tol sebagai aset infrastruktur menuju budaya pelayanan terbaik.

"Ketiga pilar ini memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih baik, yaitu preservasi untuk menjaga kualitas dan keselamatan jalan (protect the journey)," ujarnya.

Lalu rest area sebagai titik destinasi yang mendukung kenyamanan pengguna selama perjalanan (support the journey), serta layanan informasi yang memastikan informasi perjalanan tersedia secara tepat dan mudah diakses (inform the journey).

Pada pilar layanan preservasi, Jasa Marga mengembangkan sistem Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System (TROOPS) dan sarana pendukung seperti Hawkeye yang memungkinkan kondisi infrastruktur jalan teridentifikasi lebih dini sehingga proses pelaporan, penentuan kebutuhan pemeliharaan, hingga respons perbaikan dapat dilakukan secara lebih terukur, responsif dan terstandar.

Penguatan keselamatan juga dilakukan melalui penanganan kendaraan over dimension over load (ODOL). Saat ini volume truk adalah sebesar 13 persen dari total lalu lintas di jalan tol Jasa Marga Group, namun terlibat dalam sekitar 70 persen kejadian khusus.

“Karena itu, Jasa Marga terus berkolaborasi secara intensif dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Integrasi sistem Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) dengan Weigh In Motion (WIM) dan RFID Reader menjadi penting untuk mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang," katanya.

Integrasi itu merupakan bagian dari upaya Jasa Marga mendukung penanganan zero ODOL 2027 sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Pada pilar layanan rest area, Jasa Marga mengembangkan sejumlah showcase rest area melalui penataan kawasan, rejuvenasi fasilitas, penguatan UMKM, penambahan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta penerapan waste management dan urban forest area.

Sementara itu, pada pilar layanan informasi jalan tol, Jasa Marga mengoptimalkan JMTC sebagai pusat integrasi data lalu lintas dan kondisi jalan secara real time untuk mendukung pengambilan keputusan operasional dan penyampaian informasi kepada pengguna.

Ekosistem tersebut diperkuat melalui Travoy dan Radio Travoy FM agar informasi perjalanan tersedia secara tepat dan mudah diakses pengguna.

Sebagai pengelola jalan tol terbesar di Indonesia yang mengoperasikan 32 ruas dengan total konsesi 1.294 kilometer, Jasa Marga terus berupaya menghadirkan perjalanan yang lancar, mudah, aman, nyaman, dan berkeselamatan, sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pengguna jalan.

Hal ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya Asta Cita ketiga dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan serta meningkatkan keselamatan konektivitas nasional.

Senior Director Transportation Sector DAM Wamildan Tsani Panjaitan menegaskan keberhasilan Jasa Marga tidak hanya diukur dari pertumbuhan traffic, pendapatan tol, maupun penyelesaian proyek strategis jalan tol, tetapi juga dari perubahan nyata yang dirasakan pengguna.

"Antara lain kondisi jalan yang terjaga, perjalanan yang semakin lancar, keselamatan pengguna yang semakin terjamin, serta kemampuan mengantisipasi dan menangani gangguan secara cepat," kata Wamildan dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Wamildan bersama jajarannya melakukan kunjungan ke Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mendorong transformasi BUMN transportasi, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Karena itu, Danantara Indonesia menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kualitas layanan karena BUMN merupakan wajah negara yang hadir dan berinteraksi secara langsung dengan publik.

Wamildan juga mengapresiasi kelengkapan fitur Travoy yang dihadirkan Jasa Marga. Namun, mengingat belum seluruh pengguna jalan memanfaatkan aplikasi tersebut, ia mendorong Jasa Marga untuk terus memperluas kanal penyampaian informasi guna memastikan akses informasi perjalanan yang semakin inklusif.

Apresiasi juga diberikan terhadap pengelolaan Travoy Rest KM 88A dan KM 88B Jalan Tol Cipularang yang dinilai telah menunjukkan standar pelayanan yang baik.

Ia berharap praktik tersebut dapat direplikasi pada rest area lainnya dengan standar yang seragam dan konsisten, baik dalam target jangka pendek maupun jangka panjang.(ant/raa)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral