- Istimewa
105 Anak Tidak Sekolah di Duren Sawit Jakarta Timur, 75 Anak Mau Kembali Lanjutkan Pendidikannya
Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota Jakarta Timur menangani 105 anak tidak sekolah di Kecamatan Duren Sawit.
Camat Duren Sawit Kelik Sutanto mengatakan, berdasarkan data awal dari Kementerian Pendidikan, tercatat sekitar 3.080 anak tidak sekolah di wilayah tersebut.
Akan tetapi, setelah dilakukan verifikasi langsung di lapangan, terdata ada sebanyak 105 anak tidak sekolah.
Penanganan pun dilakukan melalui proses verifikasi dan pendampingan secara langsung di lapangan.
Dari 105 anak tersebut, Kelik menyebut 75 anak menyatakan berkomitmen untuk kembali melanjutkan pendidikan sehingga jajaran lintas sektor melakukan akselerasi penanganan anak tidak sekolah.
Dari 75 anak yang berkomitmen melanjutkan pendidikan tersebut, 11 di antaranya merupakan anak penyandang disabilitas.
Anak-anak penyandang disabilitas akan disalurkan ke sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di wilayah Jakarta Timur sesuai dengan kebutuhan pendidikan masing-masing.
Sementara itu, anak tidak sekolah bukan disabilitas melaksanakan proses belajar mengajar baik secara daring maupun luring.
Kegiatan pembelajaran tersebut dilaksanakan di Kantor Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan Duren Sawit.
Kelik menyebut sebagian besar anak tidak sekolah berasal dari keluarga kurang mampu.
Oleh karena itu, sambung dia, pemerintah melakukan percepatan penanganan agar anak-anak tersebut dapat segera masuk ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
"Kita upayakan akselerasi penanganan anak tidak sekolah ini selesai di bulan Agustus dengan maksud agar mereka masuk data Dapodik. Ketika sudah masuk Dapodik, mereka bisa kita usulkan untuk mendapatkan fasilitas Kartu Jakarta Pintar," ungkapnya, Minggu (30/8/2026).
Dia berharap para orang tua ikut aktif mendampingi dan membimbing anak-anak dalam mengikuti proses pembelajaran hingga menyelesaikan pendidikan. (ant/nsi)