- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Cerita Keluarga Cari Bambang hingga ke Empat Rumah Sakit, hingga Dapat Kabar Duka: Mas yang Sabar!
Di tengah perjalanan menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, tepatnya di kawasan Jalan Cideng, telepon dari adiknya akhirnya membawa titik terang—sekaligus kabar yang paling ditakuti keluarga.
Adiknya ternyata kembali mendatangi Rumah Sakit Mintohardjo setelah keluar rumah untuk membeli makanan. Ia kemudian bertanya kepada sopir ambulans mengenai korban-korban yang dibawa dari lokasi demonstrasi.
“Dan ternyata adikku tuh dapat informasi langsung, dia iseng sebenarnya, niatnya keluar mau beli makan. Dia jalanlah ke arah Benhill, iseng itu dia bilang berhenti di depan rumah sakit itu Mintohardjo, iseng dia nanya sama sopir ambulans, ‘Mas di sini ada berapa kali ambulans datang antar korban dari demo?’ Oh katanya ‘sering, Mas, mondar-mandir mondar-mandir’,” cerita Wisnu menirukan obrolan pahit itu.
Dari percakapan itu, sang adik kemudian memberanikan diri bertanya kepada petugas rumah sakit mengenai Bambang.
“Enggak tahu kenapa tuh dia kayak punya feeling kayak ‘gua harus nanya nih ke dalam’, gitu, nanyalah sama petugas-petugas yang jaga pada saat itu,” tutur dia.
“Terus dia nanya, ‘Pak ada enggak atas nama Bambang dari Pejompongan?’ karena kan aku juga nanya seperti itu. ‘Oh tadi ada yang nyariin juga, Mas, dua orang.’ ‘Oh iya itu abang saya’, adikku langsung kayak gitu karena dia tahu kalau aku mencari Bapakku juga kan ke sana,” lanjut Wisnu.
Yoga kemudian menunjukkan foto Bambang kepada petugas yang berjaga pada saat itu.
“Sesudah itu dia nunjukin foto dari almarhum nih foto beliau, ‘Ini Pak orangnya kira-kira Bapak tahu enggak?’ Oh iya sebentar, dan ternyata adikku dapat jawaban kalau misalkan Bapakku tuh sudah dilarikan ke Rumah Sakit Polri, dibawa ke Rumah Sakit Polri,” ujarnya.
Kabar tersebut diterima Wisnu ketika masih berada di perjalanan.
“Aku di masih dalam perjalanan mau ke RS Cipto di Jalan Cideng itu dapat telepon adikku kalau bilang ‘Mas, langsung ke Rumah Sakit Polri saja Bapak sudah ketemu gitu, tapi Mas tuh yang sabar ya, yang kuat’,” jelas Wisnu, air matanya tampak berlinang di pelupuk.