- Tangkapan layar
Beredar Informasi Dugaan WNI Korban TPPO di Jeju, Direktorat PPA-PPO Bergerak Telusuri
Terkait informasi ini, Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dittipi PPA-PPO) Bareskrim Polri langsung menelusurinya.
Direktur PPA-PPO Brigjen Pol Nurul Azizah mengatakan informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi ke Divisi Hubungan Internasional (DivHubinter Polri) dan kementerian terkait.
"Terkait pemberitaan tersebut, dari Direktorat PPA dan PPO Bareskrim sudah melakukan koordinasi dengan Div Hub Inter Polri dan kementerian terkait. Sampai saat ini belum ada laporan resmi yang kami terima," ujarnya, Minggu (30/8/2026).
"Alurnya ini laporan itu dari P2MI, maupun BP2MI, tapi sampai sekarang belum ada laporan resmi yang kami terima. Tetapi, informasi tersebut sudah kami tindak lanjuti," sambungnya.
Apabila pembuat akun sudah melaporkan kejadian tersebut ke KBRI, sambung dia, tentunya sudah ada informasi yang diteruskan.
Akan tetapi, Nurul menyebut hingga kini belum ada pemberitahuan maupun laporan terkait unggahan tersebut.
"WNI ilegal tetap menjadi tanggungjawab negara, tetapi mereka tetap melapor. Kami tetap berkoordinasi, biasanya P2MI yang terima laporan, atau kami share ke desk perlindungan imigran Indonesia. Dari P2MI akan berkoordinasi dengan pihak Korea, di situlah titik alurnya bertemu. Apakah mereka laporan atau tidak, itu nanti dari hasil koordinasi P2MI ke perwakilan kami di Korea," pungkasnya. (ant/nsi)