- ist
Viral Pernyataannya Khawatir Nasib Dapur MBG Saat Sekolah Libur Imbas Karhutla, Kadisdik Kalteng Beri Klarifikasi
Karena kondisi tersebut, keputusan mempertahankan pembelajaran tatap muka atau menerapkan PJJ harus mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan situasi di setiap daerah.
Reza menegaskan kebijakan pembelajaran ketika terjadi kabut asap mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Sementara itu, pelaksanaan program MBG memiliki ketentuan tersendiri berdasarkan surat edaran Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia menegaskan keberadaan MBG tidak boleh menjadi alasan untuk mengesampingkan keselamatan peserta didik. Menurutnya, pembahasan mengenai kemungkinan berhentinya operasional dapur MBG dan kantin sekolah ketika sekolah diliburkan merupakan bagian dari konsekuensi yang harus dihitung sebelum menetapkan kebijakan.
Pernyataan Reza Picu Polemik
Polemik bermula ketika potongan video rapat Disdik Kalteng beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Reza menyebut penghentian kegiatan sekolah akibat kabut asap dapat berdampak pada operasional dapur MBG dan kantin sekolah.
"Ketika sekolah libur dikarenakan asap, akan mengakibatkan dapur-dapur MBG mati, kantin-kantin mati," demikian pernyataan yang beredar.
Ia juga sempat membahas kemungkinan aktivitas siswa jika kegiatan belajar di sekolah dihentikan. Pernyataan itu kemudian menuai kritik karena dinilai berpotensi mengesampingkan aspek kesehatan dan keselamatan siswa.
Setelah video tersebut menjadi perhatian publik, Reza menekankan pentingnya melihat pembahasan rapat secara utuh. Ia mengatakan keputusan terkait kegiatan belajar mengajar harus didasarkan pada kondisi faktual dan perkembangan situasi di lapangan.
"Jangan menerima informasi sepotong-sepotong," ujar dia. (nba)