- tvOneNews
Kronologi Tragis Nenek Tewas Disiram Bensin oleh Cucu di Palembang
Palembang, tvOnenews.com - Sebuah video kejadian seorang nenek bernama Maria (86) di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) menghebohkan publik. Ketegangan dalam rekaman itu membuat sang lansia tewas akibat dibakar oleh sang cucu bernama Merin (27).
Peristiwa yang terjadi lantaran korban sempat disiram oleh cucunya. Pada saat itu kompor masih menyala sehingga membuat tubuh Maria luka.
Peristiwa seorang nenek dibakar hingga tewas oleh cucunya terjadi di kediaman korban di Jalan Batujajar, Lorong Jambu, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Palembang pada Senin (28/8/2026).
Kapolsek Sukaremi Palembang, Kompol Alex Andriyan menjelaskan kronologinya. Awal mula kejadian tragis ini terjadi saat korban tengah menjalani aktivitas sehari-harinya.
"Pada paginya itu sedanng memasak gorengan karena untuk sehari-hari. Yang bersangkutan ini berjualan makanan dan berjualan minyak eceran di depan rumahnya," ujar Alex saat dihubungi tvOne, Selasa (1/9/2026).
Cucu Siram Bensin ke Nenek Diduga ODGJ
Di tengah aktivitas itu, pelaku bernama Merin tiba-tiba menghampiri korban dari arah belakang. Merin langsung menyiramkan cairan diduga bensin.
Saat itu kebetulan kondisi kompor masih menyala. Hal ini menyebabkan bensin tersebut tersambar oleh api dan membakar Maria diperkirakan mencapai 95 persen.
Berdasarkan dari keterangan para saksi, pelaku diduga mengalami orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Hal ini diperkuat dengan adanya kartu berobat di RS Emardi Bahar.
"Memang sudah sering kali pelaku ini mengamuk dengan alasan yang tidak tentu. Itu tidak hanya dengan almarhum saja, tetapi dengan siapa saja ketika dia seakan-akan mengamuk membuat kejadian," terangnya.
Ia mengatakan, rumah antara pelaku dan korban masih berdekatan. Jarak ini membuat keduanya terus bertemu satu sama lain.
"Hingga kini, pihak keluarga itu sebenarnya berusaha untuk melakukan isolasi di rumah. Namun rumah tidak mungkin terus dikunci dan si diduga pelaku ini masih sering keluyuran dan sudah disarankan oleh beberapa kerabat di sana agar dilakukan perawatan tetapi belum sempat dilakukan," jelasnya.
Salah Satu Anaknya Selamat
Lebih lanjut, Alex menerangkan, salah satu dari lima anak Maria juga sempat menjadi korban. Saat itu anaknya berada di dapur sehingga ikut terbakar di bagian kakinya.
"Cuma tidak begitu parah. Waktu itu ada beberapa orang di dapur di pada saat kejadian itu," katanya.
Oleh karena itu, pihak kepolisian hingga kini meminta bukti-bukti terkait adanya dugaan PDGJ. Hal ini sebagai langkah hukum untuk memproses kasus tersebut.
"Pihak keluarga membebrikan kami adanya dokumen atau kartu kuning, kartu berobat kejiwaan dari RS yang sudah berlangsung lama," tukasnya.
(hap)