- Ilustrated by ChatGPT
BMKG Ungkap Kaltim Bakal Kering hingga 10 September, Ada Wilayah Tak Diguyur Hujan 39 Hari
BMKG Ingatkan Potensi Kekurangan Air
Menyikapi kondisi kering tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah dampak yang dapat muncul.
Salah satu hal yang perlu diantisipasi adalah potensi penurunan ketersediaan air bersih. Kondisi kering juga dapat meningkatkan potensi munculnya titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah.
Karena itu, masyarakat diminta memperhatikan penggunaan air, terutama selama periode dengan curah hujan rendah.
BMKG juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang berkegiatan di sektor pertanian. Penggunaan air diharapkan dilakukan secara hemat untuk mengantisipasi berkurangnya ketersediaan air.
Selain menghemat air, masyarakat dan pelaku sektor pertanian juga diimbau menghindari aktivitas pembakaran lahan. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Imbauan ini disampaikan seiring dengan kondisi kering yang terpantau di sejumlah wilayah Kaltim. Potensi peningkatan titik panas menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai selama periode curah hujan rendah.
Dengan peluang hujan yang masih berada di atas 90 persen, masyarakat tetap perlu memperhatikan kondisi cuaca setempat. Sebab, hujan yang terjadi diperkirakan cenderung berada di bawah kondisi normal dan sebagian wilayah masih berpotensi mengalami hari tanpa hujan dalam durasi panjang. (ant/nsp)