- pixabay
Seleb TikTok Riqman Diduga Dijambret Saat Cek Maps di Menteng, Polisi Buru 2 Pelaku Bermotor Tanpa Plat
Jakarta, tvOnenews.com - Seleb TikTok Riqman diduga menjadi korban penjambretan ponsel saat bersepeda di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut terjadi ketika Riqman berhenti di pinggir Jalan Teuku Umar untuk mengecek peta atau Maps pada Senin (25/8/2026).
Ponsel milik Riqman disebut dirampas secara paksa oleh dua orang tidak dikenal (OTK) yang berboncengan menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor.
Kisah tersebut kemudian dibagikan Riqman melalui akun media sosial pribadinya @riqmann. Ia menceritakan kejadian tersebut setelah ponselnya dibawa kabur oleh kedua pelaku.
"Gua baru dimaling HP gua, kronologi singkatnya itu gua lagi sepedahan di Menteng, tanggal merah Maulid Nabi 25 Agustus kemarin. HP gua tuh lebih tepatnya dijambret, diambil paksa. Gua di pinggir jalan mau ngecek Maps. Pelakunya tuh naik motor berdua, motornya bodong, enggak ada plat, dan ngambil dari tangan gue," kata Riqman dalam keterangannya, dikutip Selasa (1/9/2026).
Riqman Dapat Banyak Pesan dari Warga
Setelah membagikan pengalaman tersebut di media sosial, Riqman mengaku menerima sejumlah pesan dari warga sekitar.
Menurutnya, beberapa warga lokal Menteng dan masyarakat lainnya mengirimkan pesan langsung untuk menyampaikan bahwa kawasan tersebut disebut telah lama memiliki persoalan pencurian.
"Dan gua update di Story itu banyak warga lokal Menteng dan orang-orang pada DM memvalidasi kalau daerah Menteng itu sebenarnya banyak maling dari zaman dulu. Jadi sebenarnya kita tuh emang nggak safe," ujarnya.
Informasi tersebut disampaikan Riqman berdasarkan pesan yang diterimanya dari warga setelah kejadian penjambretan yang dialaminya.
Polisi Benarkan Kejadian pada 25 Agustus
Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan adanya peristiwa yang disebut terjadi pada 25 Agustus 2026 tersebut.
Menurut Braiel, kejadian berlangsung pada pagi hari di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
"Benar hari Selasa Pagi Tanggal 25 Agustus 2026 sekira jam 08.00 WIB," kata Braiel kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Polisi kemudian melakukan pengecekan terhadap tempat kejadian perkara (TKP). Namun, hingga saat ini korban disebut belum datang ke Polsek Menteng untuk membuat laporan resmi terkait kejadian tersebut.
Meski laporan korban belum diterima, kepolisian tetap melakukan langkah penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.