- Puspen TNI
Super Garuda Shield 2026 Resmi Dimulai, 5.000 Prajurit dari 13 Negara Siap Jalani Latihan Tempur
“Super Garuda Shield menunjukkan bahwa Amerika Serikat, Indonesia, serta mitra dan sekutu kami lainnya memiliki komitmen yang sejalan dalam menjaga keamanan, kemakmuran, dan kedaulatan di Indo-Pasifik,” kata Joy Sakurai seperti dirilis Kedutaan Besar dan Konsulat Amerika Serikat di Jakarta.
Joy mengatakan latihan tersebut menegaskan upaya bersama negara-negara yang terlibat dalam menjaga keamanan kawasan.
Selain itu, pelaksanaan latihan di sejumlah wilayah Indonesia juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
“Latihan ini menegaskan upaya bersama kami untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” ujarnya.
Bangun Kesiapan Bersama Indonesia dan Negara Mitra
Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat AS, Mayor Jenderal Patrick Ellis, turut menegaskan kembali komitmen dalam pelaksanaan Super Garuda Shield 2026.
Menurut Patrick Ellis, latihan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun hubungan sekaligus meningkatkan kesiapan bersama antara Amerika Serikat, Indonesia, dan negara-negara multinasional yang berpartisipasi.
“Super Garuda Shield 26 membangun hubungan yang berharga serta kesiapan bersama mitra Indonesia dan multinasional kami melalui latihan yang menantang dan nyata,” ujar Mayjen Patrick Ellis saat menyampaikan sambutan dalam acara pembukaan Latgab.
Super Garuda Shield 2026 kemudian akan berlanjut hingga 11 September 2026 dengan rangkaian latihan di Bandung, Baturaja, dan Kalimantan Utara. Selama periode tersebut, sekitar 5.000 personel dari 13 negara akan terlibat dalam berbagai materi latihan gabungan.