news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Karhutla yang terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (3/9)..
Sumber :
  • Antara

Karhutla Terjadi di Dekat Kawasan IKN, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Lakukan Water Bombing

TNI Angkatan Udara (AU) mengambil langkah cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). 
Jumat, 4 September 2026 - 15:44 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - TNI Angkatan Udara (AU) mengambil langkah cepat dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Sebuah helikopter jenis Caracal yang dilengkapi fasilitas water bucket dikerahkan untuk melakukan pemadaman dari udara.

Menurut siaran pers yang dirilis Pusat Penerangan (Puspen) TNI pada Jumat (4/9), titik api terdeteksi di wilayah perbatasan antara Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Lokasi kebakaran tersebut diperkirakan hanya berjarak sekitar 44 kilometer dari wilayah IKN.

Misi pemadaman udara ini dilakukan pada Kamis (3/9) menyusul munculnya kembali titik panas di area yang sebelumnya telah ditangani oleh personel gabungan TNI dan pemerintah daerah.

"Api kembali menyala dan membakar lahan sekitar lima hektare di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara," demikian keterangan Puspen TNI.

Guna mempercepat proses pemadaman dan memutus penyebaran api, TNI AU mengoptimalkan helikopter Caracal untuk melakukan teknik pengeboman air (water bombing) langsung di titik-titik api yang sulit dijangkau.

Hingga informasi ini dipublikasikan, upaya pemadaman di lapangan dilaporkan masih terus berlangsung. 

Pihak TNI berharap melalui operasi udara ini, kebakaran lahan di wilayah tersebut dapat segera teratasi sepenuhnya agar tidak mengganggu stabilitas lingkungan di kawasan strategis nasional tersebut. (ant/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
02:03
05:04
05:34
01:25
04:56

Viral