- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Erupsi Gunung Anak Krakatau Ancam Pergerakan Ekonomi, Ribuan Penerbangan Terdampak
Jakarta, tvOnenews.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak beberapa hari terakhir mulai berdampak terhadap pergerakan ekonomi masyarakat.
Pasalnya, ratusan jadwal penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai terdampak akibat hujan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 1.039 penerbangan di bandara itu terdampak akibat adanya hujan abu vulkanik erupsi.
Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan mengatakan dari ribuan penerbangan tersebut merupakan akumulasi yang meliputi pembatalan, keterlambatan (delay), hingga pengalihan pendaratan (divert) ke bandara alternatif.
"Berdasarkan data penerbangan pukul 21.30 WIB, terdapat 1.039 penerbangan terdampak, akumulasi dari pembatalan penerbangan, keterlambatan penerbangan, pengalihan pendaratan penerbangan ke bandara lain, dan sebagainya," katanya.
Ia mengatakan dari total 1.039 penerbangan ini terdiri dari 746 penerbangan domestik, 272 penerbangan internasional, dan 21 penerbangan kargo, dengan total sebanyak 166.351 penumpang.
Kendati demikian, sebagai langkah penanganan terhadap penumpang terdampak, Bandara Soekarno-Hatta telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA). Di mana, pelaksanaannya, bandara menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang terdampak serta menyiapkan bus di setiap terminal untuk mendukung mobilitas penumpang menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai penerbangan.
"InJourney Airports menyiapkan layanan bus gratis dengan tujuan Yogyakarta, Solo, Semarang dan Surabaya. Pada tahap awal, sebanyak 8 bus disiapkan, masing-masing 2 bus untuk setiap tujuan, dengan keberangkatan pertama pada hari ini (06/09) pukul 21.00 WIB," ungkapnya.
Yudis menambahkan untuk informasi mengenai layanan bus tersebut akan disampaikan secara langsung oleh staf bandara kepada penumpang terdampak yang berada di terminal. Penumpang dapat melakukan pendaftaran di posko yang disiapkan di masing-masing terminal, yaitu Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3.
Selain itu, beberapa area khusus di terminal juga telah disiapkan bagi penumpang terdampak, seperti Employee Lounge yang dimanfaatkan sebagai salah satu area istirahat bagi penumpang terdampak, sehingga penumpang memiliki ruang yang lebih nyaman untuk beristirahat.
"Posko di Terminal 1B telah dibuka untuk memperkuat koordinasi dan penanganan kondisi operasional di lapangan. Maskapai penerbangan juga membuka layanan di setiap terminal untuk memberikan informasi dan penanganan kepada masing-masing penumpang terdampak," kata dia.