news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

Gunung Anak Krakatau dan Semeru Berstatus Siaga, Mitigasi Dampak Erupsi Diperkuat

Di Gunung Anak Krakatau, dampak abu vulkanik meluas hingga mengganggu aktivitas penerbangan.
Senin, 7 September 2026 - 13:51 WIB
Reporter:
Editor :

Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih berada pada Level III atau Siaga. Dengan status tersebut, masyarakat diminta mematuhi rekomendasi zona bahaya yang ditetapkan PVMBG.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar.

Aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Semeru juga dilarang karena terdapat risiko lontaran batu pijar.

Pemantauan Jadi Kunci Mitigasi

Perbedaan karakter aktivitas Anak Krakatau dan Semeru membuat pemantauan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah mitigasi.

Pada Anak Krakatau, pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap aktivitas vulkanik, tetapi juga sebaran abu dan dampaknya terhadap penerbangan. Sementara di Semeru, pemantauan aktivitas gunung menjadi dasar penetapan zona bahaya untuk mengurangi risiko terhadap masyarakat di sekitar kawasan.

Koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi serta dampak lanjutan dari aktivitas kedua gunung api tersebut.

Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada serta mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku. Informasi mengenai perkembangan aktivitas gunung api juga diimbau merujuk pada kanal resmi PVMBG, Badan Geologi, BMKG, BNPB dan pemerintah daerah serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
03:45
01:47
01:32
01:33
02:52

Viral