- Tim tvOnenews
Viral Keributan Antar Kelompok Buat Geger Pengunjung di Mal Bekasi, Polisi: Dipicu SPG Digoda
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan aksi keributan diduga antar kelompok pekerja di salah satu mal yang terletak di Kota Bekasi, Jawa Barat.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (7/9) malam, dan diunggah dalam akun Instagram @bekasi.bersinar, dengan keterangan “Keluar Parkiran SMB, Warganet dikagetkan keributan ramai-ramai”.
Terlihat, sejumlah pria terlibat aksi saling pukul dalam peristiwa ini. Sejumlah pengunjung mal juga terlihat berada di sekitar TKP untuk melihat peristiwa yang terjadi.
Tak lama setelahnya, datang seorang sekuriti mal yang berupaya melerai aksi keributan tersebut. Sementara itu, tertulis dalam keterangan, bahwa keributan ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Menanggapi hal ini, Kapolsek Bekasi Utara, AKP Tono Listianto mengatakan, keributan dipicu akibat adanya seorang wanita yang merupakan pekerja sebuah tenant digoda oleh pria dari tenant lain.
“Perkelahian antar pekerja booth disebabkan karena wanita berinisial AS (20) tidak suka dan merasa tidak nyaman atas tindakan pria berinisial A (24) yang selalu menggodanya,” ucap Tono kepada wartawan, Selasa (8/9).
Lebih lanjut, Tono menjelaskan, berdasarkan pengakuan dari korban, dirinya saat bekerja sebagai SPG event di booth tersebut, beberapa kali mendapat godaan dari A yang membuatnya tidak nyaman.
“Pada event tahun lalu 2025 di SMB pria berinisial A ini juga disebut beberapa kali pernah dirinya. Kemudian yang bersangkutan juga saat berjalan bersama rekannya tampak memegang HP dan diarahkan dengan gestur memfoto/video. Korban selanjutnya melaporkan ke leadernya,” terang Tono.
Selanjutnya, sekitar pukul 18.30 WIB, korban didampingi leadernya mendatangi booth tempat kerja yang bersangkutan, dan semua pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan saling minta maaf tanpa melibatkan pihak SMB.
“Kemudian pada pukul 22.20 WIB, saat hendak pulang kerja terjadi cekcok mulut antara rekan kerja korban dengan para pekerja tenant terduga pelaku dan berakibat terjadinya keributan (perkelahian adu fisik),” tukasnya.
Atas peristiwa ini, kedua pihak dilakukan mediasi oleh pihak Management SMB dan diperoleh kesepakatan damai dan tidak dilanjutkan ke pihak kepolisian.
“Dari hasil kesepakatan bersama tersebut kemudian dibuatkan surat perjanjian diatas materai. Pukul 02.00 WIB, mediasi selesai dan situasi aman kondusif,” tegas Tono. (ars/dpi)