- istimewa
Jusuf Kalla Soroti Lulusan Perguruan Tinggi, Hafal Teori Tapi Kesulitan Terapkan Ilmu
Pandangan JK tersebut sejalan dengan dorongan Universitas Darunnajah untuk memperkuat Pendidikan Islam Holistik.
Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Darunnajah, Anas Fauzi, mengatakan pendekatan holistik diperlukan agar perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas, adab, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, dan tanggung jawab sosial.
Menurut Anas, prinsip Pendidikan Islam Holistik dapat diterapkan dalam berbagai program studi sesuai karakteristik keilmuannya. Pada bidang kependidikan, misalnya, kompetensi pedagogis dapat dipadukan dengan karakter dan kepemimpinan.
Sementara pada bidang ekonomi dan bisnis, kompetensi profesional dapat berjalan bersama etika, tanggung jawab, dan nilai-nilai keislaman.
Bagi Universitas Darunnajah, gagasan pendidikan holistik menjadi bagian penting dalam menerjemahkan tradisi pendidikan pesantren ke dalam pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Dengan demikian, kata Anas, lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada penguasaan teori dan pencapaian gelar, tetapi memiliki kemampuan berpikir, kematangan karakter, serta keterampilan praktis untuk berkontribusi di tengah masyarakat. (saa/muu)