- Antara
Tim Gabungan Maksimalkan Pencarian Wartawan yang Hilang Saat Meliput Erupsi Anak Krakatau
Jakarta, tvOnenews.com - Operasi pencarian besar-besaran tengah dilakukan oleh Polri, Basarnas, dan sejumlah instansi terkait untuk menemukan rombongan wartawan yang hilang di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Para insan pers tersebut dilaporkan hilang kontak saat sedang menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menegaskan komitmen penuh kepolisian dalam mendukung proses evakuasi dengan mengerahkan personel serta sarana pendukung yang diperlukan.
"Polri akan terus berkolaborasi dan memberikan dukungan maksimal dalam operasi pencarian ini. Kami berharap seluruh awak media dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat," ujar Isir dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/9).
Berdasarkan kronologi kejadian, rombongan wartawan tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan sebuah speedboat pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB.
Tujuan keberangkatan mereka adalah untuk mengabadikan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Sinyal komunikasi terakhir dengan awak media tersebut tercatat pada pukul 14.42 WIB.
Tak lama berselang, tepatnya pukul 15.04 WIB, kapal motor yang mereka tumpangi dinyatakan hilang kontak.
Merespons laporan tersebut, Ditpolair Polda Banten bersama Basarnas langsung bergerak menuju titik koordinat terakhir keberadaan kapal untuk memulai penyisiran.
Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Banten, AKBP Lis Handayana, menyampaikan bahwa pencarian telah dilakukan hingga Selasa malam pukul 22.31 WIB.
Meski situasi di lapangan dilaporkan aman dan terkendali, tim gabungan memutuskan untuk menghentikan operasi sementara waktu karena faktor pencahayaan dan akan melanjutkannya pada Rabu (9/9) pagi.
"Untuk sementara waktu pencarian diberhentikan dan besok hari akan kami lanjutkan kembali," jelas Lis.
Hingga saat ini, data dari Basarnas menunjukkan terdapat tujuh orang yang masuk dalam daftar pencarian.
Mereka adalah M. Bagus Khoirunnas (pewarta foto LKBN ANTARA), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), Donal (pewarta lepas), serta dua orang lainnya yang identitasnya masih dalam proses verifikasi petugas. (ant/dpi)