news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, Rabu (19/8)..
Sumber :
  • Antara

BMKG Tak Habis Pikir dengan Ramalan Pengamat Kanada soal Indonesia bakal Diguncang Gempa Magnitudo 9 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) minta masyarakat tidak terpengaruh video viral pengamat Kanada, Frankie MacDonald yang sebut Indonesia akan dihantam gempa bumi M 9,0.
Rabu, 9 September 2026 - 08:12 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyoroti sebuah video viral dari pengamat asal Kanada, Frankie MacDonald. Rekaman yang beredar bahwa pria itu menyebut Indonesia akan diguncang gempa bumi magnitudo (M) 9.

BMKG juga mendengar dari video yang viral di media sosial tersebut. Pria bernama Frankie MacDonald diklaim sebagai ahli meteorologi dan bencana asal Kanada.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto merespons keras video yang beredar tersebut. Ia meminta masyarakat Indonesia tidak mudah terpengaruh informasi akan adanya gempa bumi M 9.

Wijayanto mengatakan, bencana gempa bumi tidak bisa diprediksi secara tepat. Informasi tersebut belum terverifikasi dan hanya menimbulkan hoaks.

"Indonesia itu daerah rawan gempa, gepa dapat terjadi kapan saja dan di mana pun. Gempa belum bisa diprediksi kapan dan di mana akan terjadi secara tepat," ujar Wijayanto, Selasa (8/9/2026).

"Masyarakat Indonesia diimbau agar tetap tenang dan waspada guna tidak terpengarruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang viral melalui media sosial," lanjutnya.

Indonesia Terletak di Daerah Rawan Gempa

Ilustrasi - Seismograph gempa bumi.
Sumber :
  • Antara

Lebih lanjut, Wijayanto menjelaskan, Indonesia merupakan negara yang letaknya di daerah rawan gempa. Maka dari itu, kapan dan di mana pun terjadinya gempa tidak dapat diprediksi secara akurat.

Ia kembali membahas bahwa memang ada ancaman dari sumber megathrust dan sesar aktif. Namun waktunya tidak dapat diprediksi secara tepat.

"Sudah berkali-kali juga kita sosialisasikan, ada ancaman dari sumber megathrust dan sesar aktif. Namun kapan dan di mana secara pasti tidak bisa dipastikan. Belum ada teknologi yang memprediksi gempa secara tepat waktu dan lokasinya," jelasnya.

Terkait ramalan Frankie MacDonald, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG tersebut menyebut ramalan dari pengamat asal Kanda itu bisa tepat sasaran namun hanya karena kebutulan semata.

Ia menuturkan, rata-rata Indonesia mengalami dua kali gempa. Biasanya peristiwa gempa lebih dari magnitudo 7,0 terjadi per tahun. Pada periode ini, wilayah yang mengalami bencana tersebut terletak di Flores hingga Malut.

"Ramalan itu kebetulan saja. Rata-rata di Indonesia terjadi dua kali gempa per tahun dengan magnitudo M>7,0. Bahkan di 2026 sampai Agustus ini, itu sudah ada dua kali gempa M>7,0, yaitu di Flores dan Maluku Utara," terangnya.

Sebelumnya, warga Indonesia mendadak heboh dengan video viral diunggah Frankie MacDonald. Melalui kanal YouTube pribadinya, pengamat asal Kanada itu menampilkan vidieo berdurasi kurang dari satu menit.

MacDonald menyampaikan peringatan keras. Warga Indonesia sebaiknya waspada karena adanya gempa dahsyat mengguncang Indonesia sebelum 2026 berakhir.

MacDonald menyantumkan dirinya melakukan reportasi secara mandiri mengenai kondisi cuaca, mulai dari laporan cuaca ekstrem seperti badai dan topan. Di ruang publik, ia dikenal sebagai pengamat atau ahli meteorologi amatir asal Kanada.

"Live dari Sidney, Nova Scotia (Kanada). Warga Indonesia bersiap menghadapi gempa bumi dahsyat yang akan mengguncang kapan saja sebelum akhir tahun 2026. Saya ingin semua warga Indonesia bersiap akan gempa dahsyat," ungkap Frankie MacDonald.

Unggahan video itu mengundang para pengguna YouTube dan sudah ditonton sekitar 6.258 kali, 147 suka, dan 43 komenntar. Hal ini mendorong dirinya kembali mengingatkan akan ada gempa bumi sebelum akhir tahun 2026.

"Gempa akan memicu banyak kerusakan massif, termasuk di Jakarta dan Jawa. Gempa itu akan berkekuatan M 7,0 bahkan M 9,0," kata MacDonald.

Ia meminta warga Indonesia gencar menggelar pelatihan keselamatan saat adanya gempa bumi. Setidaknya bisa memulai dengan langkah kecil, di antaranya menyimpan barang-barang dengan aman, menyimpan piring-piring atau perabotan dan dikunci dalam lemari.

"Pastikan Anda mempunyai persediaan medis, peralatan dan perlengkapan darurat, senter, lilin, radio dan baterai ekstra, generator, air minum dalam kemasan juga. Kita tidak bisa memprediksi gempa. Gempa pasti akan terjadi, tapi Anda harus selamat dan aman. Jangan sampai Anda terjebak saat gempa bumi terjadi," tukasnya.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:11
01:08
01:00
01:03
05:19
01:23

Viral