- YouTube/Setpres
Prabowo Naikkan Bonus Emas Asian Games Jadi Rp3 Miliar: Kebaikan Atlet Tak Boleh Lagi Dilupakan
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, besaran bonus yang disiapkan pemerintah bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Hal itu disampaikan Prabowo saat melepas kontingen Indonesia menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).
Prabowo mengatakan nominal tersebut telah dilaporkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir kepadanya. Besaran bonus emas Asian Games sengaja dibuat lebih tinggi dibandingkan bonus untuk peraih emas SEA Games.
“Dan saya nggak lupa, saya diberi laporan Pak Erick (Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. ‘Pak untuk SEA Games, medali emas dapat Rp 1 miliar’. Tapi ini Asian Games, medali emas Rp3 miliar,” katanya.
Kebijakan tersebut menjadi bentuk penghargaan pemerintah terhadap perjuangan para atlet yang akan membawa nama Indonesia dalam kompetisi olahraga terbesar di Asia tersebut. Asian Games 2026 akan berlangsung di Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Namun, Prabowo menegaskan penghargaan pemerintah tidak berhenti pada pemberian bonus uang. Pemerintah juga menyiapkan apresiasi dalam bentuk percepatan karier bagi para peraih medali.
Artinya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada atlet yang berhasil membawa pulang emas, tetapi juga kepada para atlet yang meraih medali lainnya. Pelatih yang berperan dalam pencapaian prestasi tersebut juga akan mendapat perhatian.
“Kariernya semua kita percepat. Ada yang sekian tahun belum naik pangkat, termasuk pelatih-pelatih, ada polisi, AKBP dari Polisi Wanita, etc, etc, saya bisikin Kapolri (Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo) naikin pangkatlah, kita jangan pelit,” ujar Prabowo.
Prabowo bahkan menyebut dirinya ingin mengubah pola penghargaan terhadap orang-orang yang telah memberikan prestasi. Menurutnya, kebaikan dan keberhasilan harus dicatat serta diberikan penghormatan, bukan justru dilupakan.
“Kalau baik kita beri penghormatan. Kalau orang Indonesia ada pepatah. Tapi dulu di tentara kalau kita berbuat baik komandan suka lupa, kalau kita berbuat salah komandan nggak lupa-lupa. Kalau kesalahan diingat. Ini kita ubah, kebaikan kita ingat,” lanjutnya.
Prabowo sebelumnya juga menekankan bahwa menjadi bagian dari kontingen Indonesia merupakan kehormatan besar. Dari ratusan juta rakyat Indonesia, hanya 432 atlet yang mendapat kesempatan memenuhi kualifikasi dan dipercaya membawa nama Merah Putih di Asian Games. (agr/rpi)