- Antara
Hari Kedua Pencarian 8 Orang di Anak Krakatau Nihil, SAR Siapkan Perluasan Area
Namun, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan para korban di area yang menjadi sasaran pencarian tersebut.
Hasil pencarian hari kedua selanjutnya akan dievaluasi untuk menentukan strategi operasi berikutnya. Tim SAR mempertimbangkan perkembangan di lapangan sebagai dasar untuk menentukan perluasan wilayah pencarian.
Jika diperlukan, area pencarian akan diperluas pada operasi hari ketiga, Kamis (10/9/2026).
Aktivitas Anak Krakatau Ikut Dipantau
Selain kondisi pencarian, tim SAR juga mempertimbangkan aktivitas Gunung Anak Krakatau dalam menjalankan operasi.
Al Amrad mengatakan, munculnya material debu vulkanik yang cukup tebal menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan demi keselamatan seluruh personel yang berada di lapangan.
"Kami juga memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Saat terlihat adanya material debu vulkanik yang cukup tebal, kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan bagi seluruh personel. Pencarian akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan," kata dia.
Dengan demikian, strategi pencarian tidak hanya mempertimbangkan lokasi terakhir keberadaan korban, tetapi juga kondisi lingkungan dan keselamatan tim yang melakukan operasi.
Cuaca di Lokasi Pencarian
Kondisi cuaca di wilayah pencarian pada Rabu dilaporkan cerah berawan. Angin bertiup dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sekitar 14 knot.
Sementara itu, tinggi gelombang di area pencarian berada pada kisaran 0,4 hingga 1 meter.
Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang terus dipantau tim SAR dalam menentukan pola pencarian serta pergerakan masing-masing SRU.
Daftar 8 Orang yang Masih Dicari
Delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian terdiri dari tiga kru speedboat dan lima wartawan.
Tiga kru tersebut yakni:
-
Warta (55), kapten kapal.
-
Surakman (60), anak buah kapal (ABK).
-
Heriyanto (49), guide.
Sementara lima orang lainnya merupakan wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik, yakni:
-
M. Bagus Khoirunnas dari Antara.
-
Ari Basuki dari Merdeka.
-
Yudhis dari iNews.
-
Daus dari Anadolu.
-
Donal, jurnalis freelance.
Kedelapan orang tersebut dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat berada dalam perjalanan yang berkaitan dengan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Hingga pencarian hari kedua berakhir, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan mereka. Tim SAR gabungan masih melakukan evaluasi untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan memperluas area pencarian pada Kamis (10/9/2026).