news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polda Banten usai mengidentifikasi hasil temuan pelampung di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, pada Jumat (11/9)..
Sumber :
  • Antara

Kapolda Banten Pastikan Temuan Pelampung Bukan Milik Kapal Rombongan Jurnalis yang Hilang

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menepis spekulasi mengenai penemuan pelampung pada operasi pencarian hari ketiga, Kamis (10/9). 
Jumat, 11 September 2026 - 20:03 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menepis spekulasi mengenai penemuan pelampung pada operasi pencarian hari ketiga, Kamis (10/9). 

Ia menegaskan bahwa barang temuan tersebut tidak berasal dari armada yang ditumpangi oleh rombongan wartawan yang hilang kontak sejak Senin (7/9) saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan (pelampung) bukan merupakan milik Kapal Arupadhatu 1 yang sampai sekarang belum ditemukan. Life jacket warna oranye dan pelampung warna putih bukan alat-alat keselamatan yang dimiliki oleh kapal Arupadhatu," katanya di Pos SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9).

Pernyataan ini turut dikonfirmasi oleh Sandi, selaku pemilik Kapal Arupadhatu 1, setelah dirinya menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Ditemui di tempat yang sama, Sandi membenarkan bahwa barang yang dievakuasi oleh kapal KAL Anyer I-3-64 tersebut sama sekali bukan inventaris keselamatan dari kapal yang ia sewakan kepada para jurnalis.

"Saya tadi sudah dimintai keterangan oleh pihak yang berwajib, boleh Polairud, saya pastikan (pelampung) bukan milik saya," ujar dia.

Lebih lanjut, Sandi meyakinkan bahwa saat berangkat, armada miliknya telah dibekali dengan peranti keselamatan yang memadai dan memiliki corak warna yang bervariasi.

"Saya tidak bisa memastikan life jacket, karena warnanya (di masing-masing kapal) beragam, ada biru, merah, tapi itu minimal ada 10 karena life jacket itu kalau milik kita untuk wisata, itu digunakan untuk snorkeling oleh tamu-tamu, jadi, dipastikan lebih dari 10," tuturnya.

Di sisi lain, upaya evakuasi terhadap lima awak media yang hilang terus digencarkan. Pada pencarian hari keempat, Basarnas telah membagi operasi ke dalam empat wilayah sektor pencarian dengan dukungan belasan kapal.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, merinci alutsista yang diperbantukan dalam misi kemanusiaan ini.

Armada tersebut meliputi KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, hingga KRI Lepu.

"Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor," katanya. (ant/dpi)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:04
02:14
01:59
04:13
03:53

Viral