- Instagram @juicyluicyband
Ini Isi Klarifikasi Band Juicy Luicy yang Batal Tampil di Batam Karena Permasalahan Bagasi
Jakarta, tvOnenews.com - Band Juicy Luicy buka suara soal kabar beberapa hari belakangan ini yang menjadi sorotan karena batal tampil dalam sebuah fetival musik di kota Batam.
"Beberapa hari ini menjadi hari yang cukup berat buat kami, Juicy Luicy karena narasi dan fakta yang dengan mudahnya diputarbalikkan dan dutujukan kepada kami," bunyi klarifikasi band itu dalam laman instagram @juicyluicyband, Jumat (11/9).
Band asal Bandung itu menyebut pihaknya sudah mengikuti alur atau tata cara yang disepakati dengan pihak penyelenggara sedari awal. Namun, menurut band itu, setelah menagih pelunasan sejak h-7 acara, pihaknya justru digantungkan atau tak diberi kejelasan.
"Proses yang sungguh melelahkan, setiap hari kami menagih pelunasan dan kepastian sejak h-7 acara, yang dimana seharusnya sudah diselesaikan. Kadang digantung, seringnya tidak dibalas, mungkin seharusnya kami kaku saja menerapkan pembatalan karena penyelenggara tidak kunjung melaksanakan kewajiban," tambahnya.
Menurut mereka, kejadian itu merupakan persoalan yang jarang ditemui selama bertahun-tahun kerja sama dengan berbagai penyelenggara.
Band itu menambahkan, pelunasan honor akhirnya mereka dapatkan pada 18 jam sebelum keberangkatan ke Batam. Namun, mereka mengeklaim saat itu tiket, kelengkapan dan bukti penginapan tidak sesuai dengan kesepakatan awal.
Pihaknya juga hampir tiap jam menagih penyelenggara namun selalu mendapatkan jawaban "sebentar" atau semacamnya.
Dengan kondisi itu mereka memberikan ketegasan tidak akan berangkat bila tanpa kejelasan tiket, akhirnya penyelenggara pun memberikan tiket keberangkatan yakni pada pukul 22.26 namun tanpa melampirkan bukti penginapan dua malam, tiket kepulangan dan pre-paid bagasi ekstra, seperti tercantum pada riders yang menjadi sorotan.
Band menyebut penyelenggara kurang responsif soal biaya prepaid bagasi yang mencapai angka Rp44 juta, namun pada tengah malam, penyelenggara lantas memberikan penawaran sebesar Rp26 juta agar dapat berangkat dari Bandung menuju Soekarno-Hatta.
Sementara sisa biaya bagasi dilunasi ketika rombongan itu tiba di Soetta.
"Lagi-lagi semua hanya janji semata, sesampainya di bandara penyelenggara bahkan belum melakukan transfer Rp26 juta yang dijanjikan," tambah band itu.