- antara
Rekam Jejak Mentereng Suahasil Nazara Menkeu Baru Pengganti Purbaya
tvOnenews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026).
Pelantikan teknokrat senior ini dilakukan dalam kerangka perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih untuk menjaga penguatan instrumen APBN serta stabilitas ekonomi nasional.
Sebelumnya, Suahasil dipercaya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 mendampingi Sri Mulyani Indrawati, hingga berlanjut pada kepemimpinan di Kabinet Merah Putih.
- Antara
Rekam Jejak Akademik dan Pengalaman Kebijakan Publik
Karier Suahasil di dunia keuangan negara dibangun di atas fondasi akademik yang kokoh. Ia memulai pengabdiannya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) sejak 1999, hingga meraih gelar Guru Besar Ilmu Ekonomi pada 2009.
Di ranah pendidikan, ia pernah memegang posisi strategis sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004–2005), Kepala Lembaga Demografi (2005–2008), dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009–2013).
Pengalamannya dalam merumuskan kebijakan publik tebal teruji lewat berbagai posisi lintas lembaga nasional:
-
2009–2011: Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal.
-
2009–2015: Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah.
-
2010–2015: Koordinator Pokja Kebijakan di TNP2K Sekretariat Wapres RI.
-
2013–2014: Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN).
- Antara
Langkahnya di Kementerian Keuangan kian mantap saat dilantik secara definitif sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) pada 31 Oktober 2016, sebelum akhirnya dipercaya memegang kursi Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019.
Komposisi Pendidikan Berkelas Dunia
Secara latar belakang pendidikan, Suahasil merupakan alumnus Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia lulusan 1994. Ia kemudian melanjutkan studi magister di Cornell University, Amerika Serikat (M.Sc, 1997).
Gelar doktoral berhasil diselesaikannya di University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat, dengan meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D.) di bidang ilmu ekonomi pada tahun 2003.
Pengalaman teknokratis dan akademis yang mumpuni ini menjadikannya sosok ideal untuk memimpin Bendahara Negara dan mengawal eksekusi fiskal Indonesia ke depan.