news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral KKB Ancam pakai Senjata Sopir Travel.
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ tangkapan layar layar YouTube Warta Kota Production

Menegangkan! KKB Mengancam Sopir Travel dengan Senjata, Paksa Mengatakan 'Papua Bisa Merdeka'

Beredar video di media sosial, viral soal Sopir travel ditembak KKB. diketahui sementara, terjadi di jalan trans Wamena-Nduga dan terjadi pada Selasa (16/9).
Rabu, 16 September 2026 - 15:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvonenews.com- Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali berulah, videonya viral di Medsos. Menuai perhatian publik, hingga muncul kabar sopir travel ditembak KKB.

Kabar ini masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwajib. Tvonenews.com mencoba menghubungi pihak-pihak terkait.

Kabar ini mencuat dengan video yang kurang lebih 40 detik diunggah banyak akun medsos. Sopir travel terlihat diancam dengan senjata sama KKB.

Sopir travel yang diketahui berasal dari toraja tersebut, dikelilingi oleh sekelompok KKB. Dia dipaksa untuk mengucapkan 'Papua Bisa Merdeka'.

"ini bendera, kata-kata dulu buat republik indonesia," ucap salah anggota KKB.

Viral Sopir Pendatang Diancam KKB
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/ medsos @minangsekitar @lusia_pasamman

"saya sayang papua, Indonesia saya kasih tahu, Papua harus merdeka karena memang Papua ini bagian dari negara yang besar. Jadi jangan bilang, 'papua tidak bisa merdeka, tapi.bisa'," sambungnya dikutip dari youtube wartakotaproduction, Rabu (16/9).

Dalam video, salah satu anggota KKB yang didekat Sopir travel, terlihat menodongkan senjata untuk segera berucap menyatakan Papua Bisa Merdeka.

Pada kesempatan yang sama, Sopir tersebut, menjelaskan kondisinya sudah lama bekerja di Papua sebagai Sopir travel kurang lebih 13 tahun sudah berada di sana.

Selain dipaksa berbicara untuk mengakui Papua Bisa Merdeka dari Indonesia, juga dipaksa untuk memegang bendera yang dibawa KKB.

"saya memang mendukung, karena pemerintah tahu saja di Jakarta, di sana kalau sini bilang mau perhatikan Papua," jelas Sopir travel itu.

"saya dari sopir ini dari dulu saya sudah lewat melayani dari 2013 sampai sekarang dan masih di sini. Karena saya percaya Papua bisa merdeka," ceritanya.

Dalam keterangan yang beredar, lokasi kejadian disebutkan berada di jalan trans Wamena-Nduga dan terjadi pada Selasa (16/9).

Pria yang berprofesi sebagai sopir travel itu, bernama Aris Sanda meninggal dunia pada Selasa, kemarin. Kejadiannya, disebutkan kala ia melintas dan membawa penumpang.

Dia ditahan berpisah dari penumpang. Lalu muncul video, dia seorang diri memegang bendera yang diyakini KKB untuk mengatakan 'Papua Bisa Merdeka'.

Respons Kementerian hak asasi manusia (KemenHAM) belum lama ini, menyampaikan pesan tegasnya untuk bisa menindak tegas aksi KKB. Terlebih baru-baru ini membunuh tiga orang ASN Dinas perhutanan yang tengah membawa bantuan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

12:48
05:04
03:30
01:13
06:11
27:02

Viral