- Antara
Kebakaran 28 Gudang di Kosambi Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp80 Miliar
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menaksir kerugian akibat kebakaran di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, mencapai Rp80 miliar.
Kerugian tersebut merupakan estimasi sementara berdasarkan jumlah gudang yang terdampak dalam kebakaran yang terjadi pada Kamis (17/9/2026).
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan pihaknya masih melakukan inventarisasi untuk memastikan jumlah bangunan yang terdampak.
"Estimasi sekitar 28 gudang, kita masih melakukan inventarisasi dan menghubungi pihak pengelola," ujar Taufik, Kamis (17/9/2026).
28 Gudang Terdampak Kebakaran
Berdasarkan data sementara BPBD Kabupaten Tangerang, terdapat 28 gudang yang terdampak kebakaran di kawasan tersebut.
Puluhan gudang itu terdiri dari beberapa jenis bangunan, yakni:
-
14 gudang logistik kontraktor;
-
8 gudang cold storage;
-
6 gudang kosong.
Selain bangunan tersebut, api juga melanda sejumlah gudang yang digunakan untuk menyimpan spring bed.
Namun, BPBD Kabupaten Tangerang belum memastikan jumlah keseluruhan bangunan yang terdampak. Proses pendataan masih dilakukan bersama pihak pengelola kawasan.
Inventarisasi tersebut diperlukan untuk memastikan jumlah bangunan yang terbakar sekaligus memperbarui estimasi kerugian akibat kebakaran.
Api Diduga Muncul dari Gudang Spring Bed
Berdasarkan kronologi sementara BPBD Kabupaten Tangerang, kebakaran diduga pertama kali terjadi di bagian belakang gudang penyimpanan spring bed sekitar pukul 12.45 WIB.
Saat kejadian, sejumlah karyawan sedang berada dalam jam istirahat.
Dugaan awal BPBD menyebut kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, proses pendataan dan penanganan masih dilakukan untuk memastikan kondisi di lokasi.
Salah seorang saksi disebut melihat api mulai muncul dan kemudian membesar.
"Salah seorang saksi melihat ada api dan semakin membesar, langsung berteriak untuk meminta karyawan yang ada di kantor untuk keluar menyelamatkan diri," kata Taufik.
Karyawan yang berada di sekitar lokasi kemudian diminta keluar untuk menyelamatkan diri.
18 Armada Dikerahkan Padamkan Api
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan mengenai kebakaran tersebut sekitar pukul 13.00 WIB.
Sebanyak 18 unit armada gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan proses pemadaman.
Armada yang diterjunkan berasal dari sejumlah unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Tangerang, pengelola kawasan, hingga instansi pemadam kebakaran dari wilayah sekitar.
Kekuatan tersebut juga melibatkan Damkar DKI Jakarta, Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, hingga PIK.
Selain armada, sebanyak 80 personel gabungan turut terlibat dalam penanganan kebakaran.
"Sementara itu ada 80 personel gabungan yang terlibat proses pemadaman," ujar Taufik.
Api Padam Setelah 10 Jam
Besarnya area yang terdampak membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.
Petugas berjibaku memadamkan api sejak laporan diterima hingga akhirnya kebakaran berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.00 WIB.
Dengan demikian, proses pemadaman berlangsung kurang lebih selama 10 jam.
"Lamanya pemadaman sekitar 10 jam," kata Taufik.
Setelah api berhasil dipadamkan, BPBD Kabupaten Tangerang masih melakukan inventarisasi terhadap bangunan yang terdampak untuk memastikan jumlah kerusakan dan memperbarui perhitungan kerugian.
Di tengah kebakaran yang melanda kawasan pergudangan tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.
Sementara itu, estimasi kerugian sementara akibat kebakaran yang melanda puluhan gudang tersebut mencapai sekitar Rp80 miliar.