- Istimewa - Megatix
Pemerintah Tegas Tolak Konser Israel Houghton di Jakarta, Yusril: Tak Bakal Diberi Izin!
tvOnenews.com – Pemerintah menegaskan tidak akan memberikan izin penyelenggaraan konser bagi musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musiknya Israel and New Breed di Indonesia.
Sikap tegas tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Impipas) Yusril Ihza Mahendra, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/10/2026).
"Pertama-tama, kami ingin menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengizinkan rencana pertunjukan musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musik Israel and New Breed di Indonesia," tegas Yusril.
- Megatix
Panitia Belum Ajukan Izin dan Visa Resmi
Yusril mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pelacakan dan koordinasi bersama Menko Polkam serta pihak Kepolisian, panitia penyelenggara sebenarnya belum pernah mengajukan izin pertunjukan secara resmi.
Konser tersebut diketahui sempat direncanakan digelar di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, sebelum akhirnya dibatalkan dan dipindahkan ke lokasi lain.
"Jadi meskipun ada permintaan dari beberapa tokoh supaya pemerintah membatalkan izin pertunjukan musik ini, kami ingin tegaskan bahwa sampai hari ini belum pernah ada permohonan izin untuk melakukan pertunjukan itu di Jakarta," ujar Yusril.
- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Antisipasi 'Visa on Arrival' Kemen Imipas
Selain perizinan keramaian, Yusril menyebut pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) untuk memantau pergerakan musisi tersebut.
Hasil pengecekan menunjukkan belum ada permohonan visa yang masuk atas nama Israel Houghton untuk rencana kegiatan konser di Jakarta.
"Begitu juga sampai hari ini kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang pada intinya menyatakan bahwa sampai hari ini belum ada permohonan visa yang diajukan oleh musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, tersebut," terangnya.
Pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipasi jika sang musisi mencoba masuk ke Indonesia menggunakan skema Visa on Arrival (VoA) guna memastikan konser tersebut tidak diselenggarakan di wilayah Indonesia.