news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi tengah mendalami temuan jasad perempuan berinisial KDA yang tewas dalam kondisi mengenaskan di sebuah indekos di Jalan Asem Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur..
Sumber :
  • Antara

Pemilik Kos di Pinang Ranti Ceritakan Awal Mula Mayat Perempuan Terikat Tali Rafia dan Kaos Hitam Ditemukan, Sebut Korban Pelajar

Pemilik kos menceritakan awal mula mayat perempuan terikat tali rafia ditemukan di salah satu kamar yang disewakannya di Pinang Ranti. Sundiyah menceritakan awalnya dia hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel. Hingga akhirnya berujung mayat itu ditemukan.
Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:05 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemilik kos menceritakan awal mula mayat perempuan terikat tali rafia ditemukan di salah satu kamar yang disewakannya di Jalan Asem Nirbaya, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Lewat Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi, pemilik atau pengelola kos Sundiyah menceritakan awalnya dia hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel.

Sosok Daniel ini diketahui datang ke kosan pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, Daniel memberitahukan bahwa dirinya berniat menyewa sebuah kamar kos.

Perkenalan singkat Sundiyah dengan Daniel pun terjadi. Daniel mengatakan dirinya bekerja di tempat steam depan Asrama Haji, Pondok Gede.

ILUSTRASI - Jasad
Sumber :
  • Wildan-tvOnenews.com

“Daniel menjelaskan akan membayar kos pada Selasa (6/10/2026) pukul 17.00 WIB sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP," kata Made, Kamis (8/10/2026). 

Melihat keseriusan Daniel dalam menyewa kamar, akhirnya Sundiyah menyerahkan kunci kamar kos kepada Daniel. 

Akan tetapi, hingga Kamis (8/10/2026), Daniel tidak kunjung datang untuk membayar maupun menyerahkan fotokopi KTP seperti yang dijanjikan pada hari Selasa. 

"Karena tidak mendapat kabar, saksi kemudian berniat mengecek kamar yang sebelumnya akan ditempati Daniel," terangnya. 

Belum juga sampai di kamar kos yang akan ditempati Daniel, Made menyebut saat itu Sundiyah “diprotes” atau mendapat informasi dari penghuni kamar kos di sebelahnya.

Penghuni kamar kos sebelah terganggu dengan bau tidak sedap yang berasal dari kamar yang akan ditempati Daniel. 

Penghuni kosan lainnya yang bernama Noval menyarankan agar kamar dibuka dengan didampingi orang lain atau ketua RT setempat.

Akhirnya Sundiyah menghubungi Sukardi yang merupakan ketua RT di kawasan tersebut. Sundiyah pun menyampaikan kondisi di kos kepada ketua RT. 

"Informasi itu kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Pinang Ranti Aiptu Ragil. Setelah ketua RT dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, pintu kamar dibuka menggunakan kunci duplikat," ungkapnya. 

Benar saja, saat pintu kamar dibuka, bau tidak sedap semerbak dari dalam kamar. Bersamaan dengan itu, sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di kamar mandi dalam kondisi terikat.

"Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi terikat kaki dan tangan menggunakan tali rafia," terang Made.

Made mengatakan ditemukan juga memar pada bagian kiri wajah dan leher terikat kaos hitam. 

Berdasarkan keterangan awal, sosok mayat perempuan itu berinisial KDA. KDA diketahui berstatus sebagai pelajar/mahasiswa. 

Pihak kepolisian akhirnya tiba untuk melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. 

Hingga saat ini, identitas lebih rinci dan keberadaan pihak yang diduga terkait dengan kematian korban masih ditelusuri. 

Polisi juga tak menutup kemungkinan untuk mendalami hubungan antara korban dengan Daniel yang sebelumnya berencana menyewa kamar tersebut. (ant/nsi)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral