news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi tengah mendalami temuan jasad perempuan berinisial KDA yang tewas dalam kondisi mengenaskan di sebuah indekos di Jalan Asem Nirbaya, Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur..
Sumber :
  • Antara

Pelaku Pembunuhan Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti Ditangkap, Ada Dua Laki-Laki

Pelaku pembunuhan perempuan yang jasadnya terikat tali rafia di sebuah kosan di Pinang Ranti akhirnya ditangkap. Kedua pelaku berjenis kelamin laki-laki ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Jakarta Timur dan Bekasi.
Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelaku pembunuhan perempuan yang jasadnya terikat tali rafia di sebuah kosan di Jalan Asem Nirbaya, Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur pada Kamis (8/10/2026) akhirnya ditangkap.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan pelaku berinisial KDO (22) dan ATW (27).

Keduanya ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Jakarta Timur dan Bekasi.

"Dua pelaku laki-laki pembunuhan perempuan sudah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya," ujarnya, Jumat (9/10/2026).

ILUSTRASI - Jasad
Sumber :
  • Wildan-tvOnenews.com

Meski begitu, Made belum merincikan peran masing-masing terduga pelaku dalam kasus pembunuhan tersebut.

"Perannya tidak ada informasi. Soalnya yang lidik Polda Metro Jaya," terangnya.

Dari kasus pembunuhan perempuan ini, penyidik turut menyita sejumlah barang bukti antara lain tali rafia berwarna biru, kaos hitam, dan celana hitam.

Terkait kronologi dan motif, penyidik masih melakukan pendalaman agar kasus ini dapat terungkap secara menyeluruh.

Untuk diketahui, jasad perempuan berinisial KDA (19) yang ditemukan di kamar mandi kosan itu terikat tali rafia di bagian kaki dan tangannya.

Selain itu, ditemukan juga luka memar pada bagian kiri wajah dan leher korban terikat kaos hitam.

Penemuan mayat tersebut bermula ketika pemilik atau pengelola kamar kos, Sundiyah, hendak mengecek kamar yang sebelumnya akan disewa seorang pria yang mengaku bernama Daniel.

Awal Mula Penemuan Jasad Korban 

Penemuan jasad korban bermula pengelola atau pemilik kos bernama Sundiyah hendak mengecek kamar.

Kamar yang diceknya ini disebut-sebut akan disewa oleh seorang pria yang mengaku bernama Daniel.

Pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, Daniel diketahui datang ke kosan. Dia sudah memberitahukan kepada Sundiyah akan menyewa kamar kos tersebut.

“Daniel menjelaskan akan membayar kos pada Selasa (6/10/2026) pukul 17.00 WIB sekaligus akan menyerahkan fotokopi KTP," kata Made, Kamis (8/10/2026).

Setelahnya, Sundiyah langsung menyerahkan kunci kamar kepada Daniel. Namun, Daniel ternyata tidak kunjung datang seperti yang dijanjikan hingga Kamis (8/10/2026) untuk membayar maupun menyerahkan fotokopi KTP.

"Karena tidak mendapat kabar, saksi kemudian berniat mengecek kamar yang sebelumnya akan ditempati Daniel," ungkapnya.

Sundiyah lantas memeriksa kamar yang tadinya akan ditempati Daniel. Tiba-tiba penghuni kamar kos di sebelah kamar yang akan ditempati Daniel itu mengatakan tercium bau tidak sedap dari sana.

Kamar kos itu disarankan untuk dibuka dengan didampingi pihak lain, seperti ketua RT dan Bhabinkamtibmas.

Akhirnya ketua RT dan Bhabinkamtibmas tiba dan pintu pun dibuka menggunakan kunci duplikat.

Bau tak sedap memang berasal dari kamar setelah pintu berhasil dibuka. Lebih mengejutkannya lagi, ditemukan mayat perempuan yang tergeletak di sana. (ant/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral