- Istimewa
Kronologi Kasus Pembunuhan Wanita Muda di Jakarta Timur, Polisi dan Warga Sempat Cium Aroma Tak Sedap
Jakarta, tvOnenews.com - Misteri kasus pembunuhan seorang wanita muda dengan kondisi tangan dan kaki terikat di kamar mandi sebuah indekos kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur perlahan mulai terungkap.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi mengungkap kronologi temuan korban pembunuhan itu.
Budi mengatakan temuan jasad wanita muda itu bermula dari adanya seorang pemuda yang mencari indekos untuk disewa.
Pemuda tersebut sempat menempati indekos itu hanya beberapa hari sebelum akhirnya memilih meninggalkan lokasi.
"Kronologisnya adalah pada saat itu memang ada seorang pemuda yang hendak untuk menyewa salah satu kosan tersebut, namun tidak jadi. Tidak jadi, dan kemudian disampaikan kepada pemilik kos," kata Budi, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Budi menuturkan beberapa lama kemudian, warga yang bermukim di kawasan sekitar mencium aroma tak sedap dari kamar kos itu.
Warga lantas melaporkannya ke pejabat lingkungan setempat bersama sang pemilik kos untuk menelusuri keberadaan bau tak sedap tersebut.
"Setelah itu kemudian, setelah beberapa saat kemudian, ada satu tetangga kosan yang mencium bau tidak enak, atau tidak sedap," katanya.
RT dan pemilik kos pun sepakat melaporkan ke kepolisian terkait aroma tak sedap yang santer keluar dari kamar kos tersebut.
Saat warga bersama kepolisian membuka pintu kamar kos itu didapati jenazah wanita muda dalam kondisi yang memprihatinkan.
"Setelah pintu berhasil dibuka, ternyata benar ada satu sosok jenazah yaitu berjenis kelamin perempuan yang telah terikat di kedua tangannya dan kemudian di kakinya. Disinyalir korban tersebut sudah meninggal sejak 2 atau 3 hari belakangan ini," katanya.
Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua orang yang diduga menjadi pelaku pembunuhan sadis terhadap wanita muda di indekos kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim mengatakan dua pelaku terduga pembunuhan itu berinisial ATW dan KDN.
“Tim melakukan penyelidikan secara bertahap dengan menggabungkan informasi lapangan dan analisis data digital hingga berhasil mengidentifikasi keberadaan para pelaku,” kata Abdul kepada awak media, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Abdul mengungkap kepolisian menangkap para pelaku dari dua tempat berbeda.
Tersangka KDN ditangkap di Cipinang Muara, Jakarta Timur sedangkan ATW diamankan di Jatiranggon, Kota Bekasi.(raa)