- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Penembak Pelajar SMA di Garut Ternyata Masih 19 Tahun, Berhasil Diringkus Setelah Diburu Polisi
Garut, tvOnenews.com - Seorang pria berinisial MHA (19) diringkus Tim Resmob Polda Jawa Barat bersama Polres Garut usai diduga menembak pelajar SMA.
Hal itu diungkap langsung oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan kepada wartawan, di Bandung pada Sabtu (10/10/2026).
“Terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Garut bersama barang bukti untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
Hendra mengatakan MHA ditangkap pada Jumat (9/10/2026) sore di kawasan Gang Babakan Pogor, Desa Mangkurakyat, Kecamatan Cilawu, Garut, setelah beberapa hari dicari polisi.
- (ANTARA/HO-Polda Jabar)
Petugas turut menyita satu unit senjata jenis airsoft gun model Glock 19 berwarna hitam perak yang diduga digunakan pelaku dalam penembakan pelajar SMA.
Berdasarkan keterangan awal, peristiwa itu bermula ketika korban bersama teman-temannya sesama pelajar mengikuti kegiatan berkemah di Garut pada Minggu (27/9/2026).
Korban, mengalami cedera serius pada mata kiri dan harus mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Cicendo.
“Korban diketahui mengalami pembengkakan dan pendarahan pada mata sebelah kiri setelah pulang dari kegiatan berkemah,” kata Hendra.
Awalnya, korban disebut mengalami luka akibat terkena bola plastik. Namun, hasil pemeriksaan medis di Rumah Sakit Cicendo menemukan adanya serpihan logam pada mata kiri korban.
Berdasarkan keterangan saksi, pelaku diduga mendatangi lokasi kegiatan dan melepaskan tembakan menggunakan senjata tersebut sebanyak tiga kali hingga mengenai mata kiri korban.
Hendra mengatakan polisi masih mendalami keterangan para pihak dan memeriksa barang bukti untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang menyebabkan korban mengalami cedera mata.
Penyidik juga masih memastikan rangkaian kejadian dan unsur pidana yang disangkakan berdasarkan hasil penyidikan.
Sebelumnya, korban diketahui bernama Pazwa Pahaludin (15), pelajar SMA yang berdomisili di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.
Laporan awal menyebutkan insiden tersebut terjadi saat kegiatan pertemuan alumni sekolah di sebuah lokasi di Kecamatan Sukawening, Garut.
Korban yang mengalami cedera pada mata kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. (ant)