news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pascabanjir Bandang di Sumbar, Kemen PU Bangun Dua Sabo Dam di Sungai Batang Baliang..
Sumber :
  • Istimewa

Pascabanjir Bandang di Sumbar, Kemen PU Bangun Dua Sabo Dam di Sungai Batang Baliang

Pemerintah terus menggenjot penanganan pasca banjir bandang yang menerjans Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).
Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:13 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah terus menggenjot penanganan pasca banjir bandang yang menerjans Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

Dalam upayanya, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) memasang Early Warning System (EWS) di tiga titik serta rencana pembangunan dua sabo dam di Sungai Batang Baliang.

Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan, pihaknya telah memerintahkan jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) untuk segera membangun sabo dam di bagian hulu Sungai Batang Baliang. 

Menurutnya, keberadaan sabo dam dalam upaya menahan material kayu, lumpur, dan sedimen agar tidak seluruhnya terbawa arus menuju kawasan hilir dan permukiman masyarakat.

"Saya sudah menginstruksikan Pak Dirjen Sumber Daya Air untuk mempercepat pembangunan sabo dam. Di bagian hulu Batang Baliang harus segera dibangun, paling tidak jika masih ada kayu atau lumpur dapat tertahan di atas (hulu),” kata Dody kepada awak media, Jakarta, Selasa (13/10).

Dody turut menginstruksikan perencanaan kontruksi sabo dam agara dapat menyesuaikan kondisi Medan dan akses menuju lokasi pembangunan.

Menurutnya penempatan dua unit Sabo dam turut serta berdasarkan kajian teknis di sepanjang alur Sungai Batang Baliang.

"Desain sabo dam mencakup bangunan melintang sungai yang berfungsi mengendalikan aliran debris dan menahan material yang terbawa arus Sungai Batang Baliang. Bangunan ini akan membantu mengurangi energi aliran serta mengatur pergerakan material sedimen sehingga risiko akumulasi material dalam jumlah besar di bagian hilir dapat berkurang," jelasnya.

Tak hanya itu, Dody menekankan pihaknya juga akan melakukan pemasangan EWS di tiga titik di Kabupaten Solok pada awal Oktober 2026.

Pemasangan perangkat ini ditujukan untuk memantau sejumlah parameter lingkungan, meliputi curah hujan, pergerakan atau kemiringan tanah, dan kelembapan tanah. (raa/dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral