news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Bakom (Badan Komunikasi) Syahganda Nainggolan di Studio tvOne.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Bakom RI Minta Publik Tak Hilang Fokus soal Ekspor Oksigen, Pemerintah Sedang Usut 52 Korporasi Diduga Pemicu Karhutla Kalimantan

Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Badan Komunikasi (Bakom) RI Ulta Levenia meluruskan perdebatan hangat di Asia Tenggara terkait pernyataan Kepala -
Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:01 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Badan Komunikasi (Bakom) RI Ulta Levenia meluruskan perdebatan hangat di Asia Tenggara terkait pernyataan Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan, soal kontribusi pasokan oksigen dari hutan Indonesia ke negara tetangga.

Ulta menegaskan bahwa substansi mendasar dari pernyataan tersebut sejatinya merupakan imbauan untuk menyadarkan publik global mengenai krusialnya menjaga kelestarian ekosistem hutan tropis Indonesia di tengah ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Di tengah sorotan terhadap karhutla di Kalimantan, pesan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan langkah nyata, mulai dari pemadaman api hingga penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar," tegas Ulta kepada awak media di Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Deputi Bakom RI Ulta Levenia
Sumber :
  • Istimewa - Antara

Pemerintah Usut 52 Korporasi Diduga Terlibat Karhutla

Menanggapi meluasnya dampak kabut asap lintas batas (transboundary haze) hingga ke Malaysia dan Singapura, Bakom RI memastikan pemerintah tidak tinggal diam.

Sebanyak 52 perusahaan yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran lahan saat ini tengah diverifikasi dan diselidiki secara transparan.

Ulta menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan secara adil tanpa pandang bulu. Apabila terbukti melanggar hukum, sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha siap dijatuhkan.

"Kerusakannya berpotensi menimbulkan dampak yang melampaui batas negara. Faktor alam tidak boleh menutup kemungkinan adanya pembakaran yang disengaja atau pelanggaran dalam pengelolaan lahan," terangnya.

Video viral anak beruang madu, Anggun saat ditemukan di tengah kawasan bekas karhutla di Kalimantan Timur
Sumber :
  • Istimewa

Empati Presiden Prabowo terhadap Kelestarian Hutan

Di sisi lain, Ulta turut menyoroti keprihatinan mendalam Presiden Prabowo Subianto terhadap musibah karhutla yang melanda wilayah Kalimantan. Menurutnya, Presiden memiliki kecintaan tinggi terhadap lingkungan, satwa, dan flora.

"Saya yakin, hati Pak Prabowo pun perih ketika melihat kebakaran hutan ini. Sehingga tidak mungkin peristiwa ini dibiarkan sengaja ataupun diatasi dengan lambat," tutur Ulta.

Menutup keterangannya, Bakom RI mengajak seluruh elemen masyarakat serta negara-negara tetangga untuk menyatukan langkah dalam perlindungan ekosistem regional daripada memperpanjang polemik di media sosial.

"Pray for Kalimantan. Menjaga hutan bukan hanya tentang membela pernyataan atau meredam polemik, melainkan memastikan api dipadamkan, kerusakan dipulihkan, dan setiap pelanggaran yang terbukti ditindak sesuai hukum," pungkasnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral