news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sebanyak lima orang keluar dari gedung KPK mengenakan rompi tahanan KPK pasca OTT di BNPB, Rabu (14/10/2026)..
Sumber :
  • Rizki Amana/tvOnenews.com

Lima Orang Kenakan Rompi Tahanan KPK Pasca OTT di BNPB

Sebanyak lima orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) rampung diperiksa KPK, Rabu ... -
Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:34 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Sebanyak lima orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) rampung diperiksa KPK, Rabu (14/10/2026) sore WIB.

Kelima orang tersebut keluar dengan mengenakan rompi oranye bertuliskan Tahanan KPK dan berjalan menuju mobil tahanan.

Berdasarkan pantauan tim tvOnenews.com, dari kelima orang yang mengenakan rompi oranye satu diantaranya seorang perempuan.

Kelima orang tersebut memilih bungkam kepada awak media yang menanyakan proses pemeriksaan hingga dugaan korupsi yang menyeret mereka.

Ditengarai kelimanya tersandung pengadaan barang dan jasa melalui transaksi ilegal menggunakan anggaran dana siap darurat untuk kebencanaan.

Sebelumnya, Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian juga telah rampung menjalani pemeriksaan di KPK terkait operasi senyap yang berlangsung.

"Benar (Sestama BNPB, Rustian-red)," kata Juru bicara KPK Budi Prasetyo, Jakarta, Rabu (14/10/2026).

Sestama BNPB Rustian rampung diperiksa KPK pasca OTT pada Selasa (13/10/2026).
Sumber :
  • Rizki Amana/tvOnenews.com

Operasi Senyap, KPK Dapati Dugaan Penyelewengan Dana Kebencanaan 

KPK melakukan operasi tangkap tangan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (13/10/2026).

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dalam operasi senyap tersebut pihaknya turut mengamankan 14 orang.

Menurutnya keempat belas orang yang terciduk OTT diantaranya merupakan Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian. 

"Di mana dalam peristiwa ini tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama, kemudian PPK dan juga pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta," kata Budi kepada awak media di Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).

Budi menekankan saat ini keempat belasan orang itu masih dalam pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.

"Untuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut. Yang pasti terhadap 14 orang ini saat ini sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, baik dari pihak-pihak di BNPB maupun pihak-pihak swasta yang diduga terkait dengan peristiwa ini," kata Budi.

Di sisi lain, Budi menyebut jika operasi senyap itu berkaitan dengan dana siap pakai kebencanaan. Namun, pihaknya belum dapat merinci secara detail mengenai sejumlah penyelewengan anggaran tersebut.

"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB. Diantaranya yang menggunakan dana siapa pakai untuk kebencanaan," ungkapnya. (raa/amr)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral