- ANTARA
Kisah Nyata Pekerja Migran yang Patut Dijadikan Pahlawan Nasional Kekinian
Oleh karena itu, ketika setiap 10 November bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional, sesungguhnya peringatan tersebut bukan sekadar mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan, melainkan juga menghargai jasa-jasa mereka yang dapat mendatangkan devisa ke Indonesia.
Atas sumbangsih para pahlawan devisa tersebut, negara senantiasa hadir untuk memberikan perlindungan kepada mereka, sejak sebelum keberangkatan, saat proses keberangkatan, ketika berada di negara penempatan, hingga kepulangan mereka ke Tanah Air.
Selama ini kita sering mendapat informasi masih banyak calon PMI yang berangkat tanpa prosedur. Tidak sedikit pula yang menjadi korban perdagangan manusia di beberapa negara. Oleh karena itu, kehadiran negara dalam penempatan pekerja migran sangat diperlukan agar mereka dapat bekerja dengan aman dan nyaman di negara tempatnya bekerja.
Ketika mereka sudah tidak bekerja sebagai PMI alias sudah purnatugas sebagai pekerja migran, negara perlu menunjukkan peran dan kehadirannya. Pemberdayaan bagi yang sudah purnatugas tetap perlu dilakukan agar mereka bisa membangun daerah. Agar mantan pekerja migran juga sukses membangun kampung halaman, mereka perlu mendapatkan pendampingan, dukungan, dan ekosistem yang suportif.
Akhirnya, pada Hari Pahlawan tahun ini, sudah selayaknya kita juga memberi penghormatan kepada mereka para pekerja migran sebagai pahlawan devisa. Selamat Hari Pahlawan.(ant/lgn)