- instagram.com/djanur_16
Sebelum Kurniawan Dwi Yulianto, Legenda Persib Asal Majalengka Ini Lebih Dulu Latih Klub Italia dan Hampir Bawa Inter Milan Juara
Sebagai informasi, turnamen ini merupakan kompetisi junior yang diikuti klub dari beberapa negara seperti Jepang, Australia, dan Swiss.
Djanur berhasil membantu Inter Milan U-18 ke final setelah mengalahkan Brescia U-18 di babak semifinal dengan skor telak 4-2.
Akan tetapi di partai puncak, Djadjang Nurdjaman gagal mempersembahkan gelar juara buat Inter Milan usai kalah dari tuan rumah Modena.
Melansir dari laman resmi Memorialsassi, klub Inter Milan U-18 kalah dari Modena lewat drama adu penalti dengan skor 1-2.
Dari 5 penendang Inter Milan, hanya satu yang sukses menjebol gawang Modena. Sedangkan, dua eksekutor tuan rumah sanggup menjalankan tugasnya dengan baik.
Meski gagal menjadi juara, namun Djadjang Nurdjaman mendapat gelar hiburan setelah anak asuhnya, Xian Emmers terpilih sebagai pemain terbaik di ajang ini.
Selama di Italia, Djanur mengaku banyak mendapat pengalaman dan ilmu soal kepelatihan.
Dia berkesempatan terlibat dalam proses latihan akademi-akademi sepak bola di berbagai kota di Italia yang berafiliasi dengan Inter Milan.
“Saya bisa terlibat langsung dalam sesi latihan tim Inter Milan senior, U-19, U-18, U-17. Semua pelatih di sana baik-baik, sangat ramah. Banyak hal dan pelajaran selama di sana,” tuturnya dilansir dari laman resmi klub. (sub)