- instagram/s.pattynama
Reaksi Emosional Shayne Pattynama Karena Kerap Disebut Pemain Keturunan di Timnas Indonesia, Shayne: Saya Tahu Rasanya Jadi Orang Indonesia!
tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Shayne Pattynama ungkap reaksi emosionalnya karena kerap disinggung soal pemain naturalisasi.
Banyak kritik yang ditujukan kepada Shin Tae-yong dan PSSI terkait penggunaan pemain naturalisasi dalam skuad Timnas Indonesia.
Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah Shayne Pattynama.
Shayne Pattynama, yang lahir di Lelystad, Belanda, memiliki darah Indonesia dari ayahnya yang lahir di Semarang, Jawa Tengah.
Pattynama dengan tegas menolak pandangan yang membedakan pemain naturalisasi dan pemain lokal.
Melalui wawancaranya yang dimuat di berbagai media, dia menegaskan bahwa meskipun tidak tumbuh dengan bahasa dan budaya Indonesia, dirinya tetap merasa sebagai orang Indonesia.
Hal ini menjadi jelas ketika Timnas Indonesia berhasil lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, dan seluruh penggawa Garuda merayakan keberhasilan tersebut bersama para suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (11/6).
Shayne sangat emosional ketika mengetahui masih ada pandangan yang membedakan pemain lokal dan naturalisasi di Timnas Indonesia.
"Sejujurnya, ketika mereka bilang ini budaya berbeda, namun bagi saya ketika saya datang ke negara ini saya merasa sudah mengenal mereka. Ini budaya yang sama bagi saya, hanya berbeda bahasa," ucap Shayne Pattynama.
Menurutnya, adaptasinya dengan pemain Timnas Indonesia lainnya berjalan dengan baik, meskipun dia belum lancar berbahasa Indonesia.
"Tentu kita harus mengenal satu sama lain, setiap orang berbeda. Tetapi saya tidak merasakan budaya yang berbeda, karena saya tumbuh dalam budaya ini, hanya berbeda bahasa," kata Shayne.
Pattynama juga menegaskan bahwa dirinya bukan orang asing.
"Saya tahu rasanya menjadi orang Indonesia. Ayah saya lahir di negara ini. Jadi saya ini bukan budaya yang berbeda, tetapi saya harus mengenal setiap orang yang berbeda-beda. Saya tidak merasa ada perbedaan budaya. Saya hanya perlu mengenal orangnya," tambahnya.
Shayne mengungkapkan kekecewaannya karena masih ada orang-orang yang mengkotak-kotakkan antara pemain lokal dan naturalisasi.