news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Persija Jakarta Ismed Sofyan.
Sumber :
  • Twitter/@ismedsofyan14

Kalau Boleh Jujur, Legenda Persija Jakarta Ini Akui Pernah Kepincut Persib Bandung: Paling Berat…

Usai pensiun dari Persija, Ismed Sofyan ungkap penyesalan tak pernah main di Persib Bandung. Tak dipungkiri duel lawan Persib jadi momen paling berat.
Kamis, 22 Mei 2025 - 17:01 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Ismed Sofyan dikenal sebagai salah satu sosok paling ikonik dalam sejarah Persija Jakarta.

Bek kanan yang setia membela klub ibu kota ini selama dua dekade lebih ternyata menyimpan cerita yang tak banyak diketahui publik.

Siapa sangka, di balik loyalitas dan dedikasinya terhadap Persija, Ismed pernah mengaku ada penyesalan karena tak pernah mengenakan kostum Persib Bandung.

Pernyataan ini terungkap usai ia resmi pensiun sebagai pemain profesional pada tahun 2024.

Ismed mengakhiri kariernya setelah sempat satu musim bermain untuk FC Bekasi.

Namun yang paling membekas di hati penggemar adalah kebersamaannya selama 20 tahun bersama Persija Jakarta, dari tahun 2003 hingga 2023.

Ismed Sofyan lahir di Manyak Payed, Aceh Tamiang pada 28 Agustus 1979.

Bakat sepak bolanya mulai diasah sejak kecil, terutama saat bergabung dengan Diklat Ragunan, Jakarta.

Di sinilah kemampuan teknis dan taktiknya berkembang pesat.

Ismed kemudian dikenal sebagai pemain versatile, berposisi dasar sebagai bek kanan, namun mampu bermain di beberapa posisi lain, termasuk bek kiri dan gelandang bertahan.

Kemampuan tendangan bebasnya yang akurat dan umpan silang yang presisi menjadikan Ismed kerap dijuluki sebagai “Sergio Ramos Indonesia.”

Julukan ini muncul bukan tanpa alasan. Ismed merupakan pemain yang cerdas membaca permainan, tegas saat bertahan, dan memiliki determinasi tinggi saat bertanding.

Karier profesionalnya dimulai di PSBL Langsa, dilanjutkan ke Persiraja Banda Aceh, sebelum akhirnya dilirik oleh Persija Jakarta.

Sejak tahun 2003, Ismed menjadi bagian tak tergantikan dari Macan Kemayoran.

Saat diberi kepercayaan sebagai kapten tim, ia tumbuh menjadi sosok pemimpin yang matang, berwibawa, dan bisa mengendalikan emosinya yang sempat dikenal meledak-ledak di awal karier.

Dalam unggahannya di Instagram @ismedsofyan14, Ismed mengucap syukur karena mampu menutup kariernya sesuai keinginan.

“25 tahun saya berkarier sebagai pesepak bola profesional, 3 Februari lalu saya memutuskan untuk menggantung sepatu. Tujuan saya Alhamdulillah tercapai, saya ingin pensiun sebagai pemain," ungkapnya.

Namun, siapa sangka setelah pensiun, Ismed membuat pengakuan yang cukup mengejutkan.

Dalam wawancaranya dengan kanal YouTube See Media, ia menyampaikan penyesalannya karena tidak pernah menjadi bagian dari Persib Bandung.

“Iya, salah satu penyesalan gua, gua enggak pernah main di Persib Bandung,” kata Ismed jujur.

Pernyataan ini cukup mengejutkan, mengingat Persija dan Persib merupakan dua tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia.

Meski begitu, rasa hormat antar pemain tetap ada, dan Ismed membuktikan bahwa ia mampu mengapresiasi klub lain, termasuk Persib.

Bukan hanya itu, Ismed juga mengungkapkan bahwa pertandingan paling berat yang pernah ia jalani sepanjang kariernya justru terjadi saat melawan Persib pada tahun 2018.

Pertandingan tersebut berlangsung di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Kondisi saat itu sangat mencekam.

“Pertandingan paling berat yang pernah dialami bersama Persib Bandung 2018. Beratnya itu sebelum pertandingan, kami sudah naik Barakuda,” ujar Ismed.

Bus tim Persija kala itu harus mendapatkan pengawalan ketat. Ketegangan sudah terasa bahkan sebelum laga dimulai.

Penonton yang membludak membuat akses masuk ke stadion terhambat.

"Itu pertandingan ditunda mungkin setengah jam karena akses masuk stadion nggak bisa karena bus dari suporter tuan rumah sudah malang di tengah jalan,” kenang Ismed.

Suasana penuh tekanan itu memaksa para pemain Persija untuk benar-benar fokus dan memiliki mental baja.

Meski laga berakhir dengan kekalahan 3-2 untuk Persija, pengalaman tersebut menjadi salah satu momen yang tak terlupakan bagi Ismed Sofyan.

Momen yang menunjukkan bahwa laga kontra Persib bukan sekadar pertandingan biasa, tapi duel penuh emosi yang membekas dalam perjalanan karier pemain.

Kisahnya bersama Persija akan menjadi bagian menarik dari narasi panjang sepak bola Indonesia. (adk)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral