news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Maman Abdurrahman.
Sumber :
  • Persija Jakarta

Masih Ingat Maman Abdurrahman? Mantan Bek Tangguh Andalan Timnas Indonesia dan Persija, Tak Sangka Kini Nasibnya Justru...

Maman Abdurrahman resmi pensiun pada 18 Juni 2025 setelah sempat membela Persija Jakarta dan Timnas Indonesia. Siapa sangka, bek tangguh itu sekarang justru...
Selasa, 18 November 2025 - 04:10 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Maman Abdurrahman selalu punya tempat tersendiri di hati para penggemar sepak bola Indonesia.

Sosoknya yang disiplin, tangguh, dan penuh dedikasi membuatnya dikenal sebagai salah satu bek terbaik yang pernah dimiliki Timnas Indonesia sekaligus Persija Jakarta.

Karier panjang Maman akhirnya mencapai garis akhir pada 18 Juni 2025. Ia resmi menutup petualangannya di lapangan setelah lebih dari 20 tahun berkecimpung di dunia sepak bola profesional.

Namun, cerita Maman tak berhenti di situ. Siapa sangka, hanya hitungan hari setelah pensiun, Persija langsung mempercayakannya tugas baru sebagai pelatih tim usia muda.

Kabar eks Persib dan Persija Maman Abdurrahman
Sumber :
  • Instagram

 

Ini merupakan bukti betapa besar respek klub terhadap pemain yang dianggap legenda hidup tersebut.

Perjalanan Karier

Perjalanan Maman dimulai pada 2001 bersama Persijatim Solo FC, klub yang kini dikenal sebagai Sriwijaya FC.

Penampilannya yang stabil dan penuh energi membuatnya terus dipercaya, hingga ia sempat memperkuat PSIS Semarang, Persib Bandung, dan akhirnya Persija Jakarta (klub yang memberinya masa-masa paling gemilang).

Salah satu pencapaian terbesar Maman terjadi pada 2006.

Saat itu, bersama PSIS, ia terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Indonesia, sebuah penghargaan yang jarang didapatkan pemain bertahan.

Di Persija, ia ikut mempersembahkan gelar Liga 1 dan Piala Presiden 2018, serta kemenangan di Piala Menpora 2021.

Namun, jalan panjang kariernya tak selalu mulus. Cedera lutut parah pernah membuatnya merasa kariernya akan tamat lebih cepat dari yang direncanakan.

Ia harus menepi selama delapan bulan, masa yang terasa berat karena sebelumnya ia datang saat performanya tengah menanjak.

“Saya hampir pensiun karena cedera lutut. Tapi saya tidak memilih operasi, hanya terapi dan perawatan. Tapi lama sekali sembuhnya,” kenang Maman dalam kanal YouTube GOAT milik rekannya, Greg Nwokolo.

Dalam masa penyembuhan itu, Maman benar-benar mengambil jarak dari sepak bola.

Ia tak menonton pertandingan, tak menyentuh bola, dan fokus sepenuhnya pada pemulihan.

Semangatnya baru kembali ketika melihat beberapa rekannya, seperti Bima Sakti dan Boaz Solossa, mampu bangkit dari cedera yang tak kalah berat.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral