- Antara
Lupakan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Kini Akui Siap Tangani Malaysia yang Tengah Dilanda Skandal Besar
tvOnenews.com - Tak ada angin, tak ada hujan, Shin Tae-yong secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menangani Timnas Malaysia di tengah krisis besar yang sedang melanda negeri jiran tersebut.
Rumor ini dilaporkan media Vietnam, Dantri, yang menyoroti bahwa Malaysia tengah berada pada titik terendah dalam sejarah sepak bolanya.
Di saat situasi semakin runyam, muncul satu nama besar yang disebut berani mengambil tanggung jawab sebagai pelatih baru Harimau Malaya, yakni Shin Tae-yong.
- Instagram @shintaeyong7777
Menurut Dantri, kekacauan sepak bola Malaysia bermula dari skandal besar naturalisasi yang menyeret tujuh pemain: Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Para pemain ini diduga menggunakan dokumen ilegal untuk memperoleh status kewarganegaraan Malaysia. Imbasnya, dewan penasihat tim nasional hampir dibekukan.
Ketua dewan, Rob Friend, juga menjadi sorotan. Meskipun ia berkali-kali menyanggah bahwa dirinya berperan sebagai CEO tim Malaysia, rekaman wawancara sebelumnya justru memperlihatkan sebaliknya.
- Malaysia NT
Situasi itu membuat posisi pelatih kepala Peter Cklamovski ikut terombang-ambing, terutama setelah Malaysia dijatuhi hukuman oleh FIFA dan AFC serta dipastikan gagal tampil di Piala Asia 2027.
Ketika kondisi federasi Malaysia berada di titik kritis, Dantri mengungkapkan bahwa justru ada satu sosok yang menyatakan diri siap menukangi Malaysia jika mereka menghubunginya, yaitu Shin Tae-yong.
"Di tengah situasi yang kisruh itu, masih ada satu pelatih yang sangat tersohor yang berani mengemban tugas mengambil alih tim berjuluk Harimau Malaya itu, yakni pelatih Shin Tae-yong," ungkap Dantri.
Pelatih asal Korea itu memberikan pernyataan tegas kepada media Malaysia pada 20 November.
- Instagram @shintaeyong7777
“Saat ini, saya belum terikat dengan tim mana pun. Saya juga belum punya rencana khusus. Saya siap bergabung dengan tim mana pun, baik di level klub maupun tim nasional,” ujar Shin, sebagaimana dikutip Dantri.
Meski demikian, Shin mengungkapkan bahwa ia belum pernah bekerja di Malaysia sehingga tidak ingin memberikan analisis mendalam.
Namun ia memberi penilaian jujur saat membandingkan fondasi sepak bola dua negara rival itu.
“Saya belum pernah punya pengalaman bekerja di Malaysia, jadi saya tidak berani berkomentar mendalam tentang tim nasional negara ini. Namun, kesan pertama saya, jika kita membandingkan sepak bola Malaysia dan Indonesia, sepak bola Indonesia lebih sistematis,” lanjutnya dalam laporan media Vietnam itu.
- YouTube JekPot - Instagram @timnasindonesia
Pernyataan Shin tersebut langsung membuat media Malaysia bereaksi antusias.
Harian Metro bahkan menuliskan judul yang bernada penuh harapan: “Tuan Shin Tae-yong siap memimpin tim Malaysia. Mantan pelatih tim Korea itu tidak menolak kemungkinan pergi ke Malaysia untuk memimpin Harimau Malaya, jika ia menerima undangan resmi.”
Media tersebut menilai kedatangan Shin bisa menjadi titik balik besar bagi sepak bola Malaysia.
Mereka menyebut bahwa mantan pelatih Korea Selatan itu tidak menutup peluang melatih Harimau Malaya apabila ada undangan resmi.
Harian Metro juga menegaskan betapa besar dampak Shin Tae-yong bagi Timnas Indonesia sejak 2020 hingga 2025.
Pelatih berusia 53 tahun itu disebut telah mengangkat performa Garuda di level internasional, termasuk membuat Timnas Indonesia tampil menggembirakan di Piala Asia 2023. (asl)