news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Stadion Azteca, Mexico City..
Sumber :
  • REUTERS/Raquel Cunha

3 Sejarah yang Tercipta di Stadion Azteca, Tempat Opening Ceremony Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Ikonik

Mengapa Azteca begitu legendaris? Jawabannya ada pada tiga sejarah besar yang pernah terukir di atas rumputnya, menjadikannya saksi bisu keajaiban olahraga.
Kamis, 11 Juni 2026 - 23:45 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Piala Dunia 2026 akan menjadi babak baru yang revolusioner dalam sejarah olahraga. Untuk pertama kalinya, turnamen sepak bola paling bergengsi ini digelar di tiga negara, yakni Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat.

Mengingat format unik ini, upacara pembukaan akan tersebar di ketiga negara tersebut. Namun, perhatian utama dunia tertuju pada satu tempat, yakni Stadion Azteca di Mexico City, Meksiko.

Stadion ini bukan sekadar bangunan beton, melainkan sebuah kuil sepak bola yang menyimpan memori kolektif dunia.

Mengapa Azteca begitu legendaris? Jawabannya terletak pada tiga sejarah besar yang pernah terukir di atas rumputnya, menjadikannya saksi bisu keajaiban olahraga yang abadi.

 

1. Pele dan Brasil: Si Raja Sepak Bola dan Golden Goddess Cup

Azteca adalah panggung di mana Pele mengukuhkan statusnya sebagai "Raja Sepak Bola". Pada final Piala Dunia 1970, Brasil menghadapi Italia di hadapan lebih dari 100 ribu penonton. Pele dan tim Samba menampilkan permainan memukau yang berujung pada kemenangan telak 4-1.

Momen tersebut menjadi sangat krusial karena kemenangan tersebut membawa Brasil meraih trofi Jules Rimet untuk selamanya, menciptakan sejarah sebagai tim pertama yang memenangkan gelar juara dunia sebanyak tiga kali.

Di stadion inilah, sang legenda mengangkat "Golden Goddess Cup", sebuah simbol kejayaan yang menyempurnakan kariernya dan menetapkan standar sepak bola indah bagi generasi mendatang.

Sebagai informasi, sebelum trofi Piala Dunia yang kita kenal saat ini, Golden Goddess Cup juga merujuk pada trofi Piala Dunia tahun 1930–1970. Trofi tersebut bukan berbentuk bola dunia, melainkan menampilkan sosok Nike, dewi kemenangan Yunani.

 

2. Maradona: The hand of God

Estadio Azteca juga menjadi saksi bisu kejeniusan sekaligus kontroversi Diego Maradona pada Piala Dunia 1986.

Dalam babak perempat final antara Argentina dan Inggris, stadion ini menjadi panggung bagi dua gol paling legendaris dalam sejarah.

Gol pertama, yang dikenal sebagai "Tangan Tuhan" atau "The hand of God", lahir dari kecerdikan kontroversial Maradona yang melewati kiper lawan dengan tangannya.

Tak lama berselang, ia mencetak "Gol Abad Ini" dengan menggiring bola dari tengah lapangan, melewati barisan pertahanan Inggris sebelum menceploskan bola ke gawang.

Peristiwa ini bukan sekadar pertandingan, melainkan pertunjukan drama manusia yang mengubah arah sejarah sepak bola dunia selamanya.

 

3. Azteca: Satu-satunya stadion yang tiga kali jadi tuan rumah opening ceremony Piala Dunia

Azteca juga memegang rekor unik yang belum bisa disamai oleh stadion manapun di planet ini, setidaknya hingga saat ini, yaitu menjadi satu-satunya lokasi yang dipercaya sebagai tuan rumah pertandingan pembukaan turnamen final Piala Dunia sebanyak tiga kali.

Setelah sukses membuka gelaran tahun 1970 dan 1986, Azteca kembali mendapat kehormatan untuk membuka Piala Dunia 2026.

Rekor ini membuktikan bahwa Azteca bukan hanya bagian dari nostalgia masa lalu, tetapi merupakan jantung dari sejarah sepak bola dunia.

 

Kini, Azteca bersiap kembali menjadi pusat perhatian global. Sebagai venue utama upacara pembukaan Piala Dunia 2026, stadion ini akan menyambut edisi perdana dengan partisipasi 48 tim.

Suasana akan semakin magis karena FIFA akan memberikan penghormatan khusus kepada Pele dan Maradona.

Upacara ini bertujuan untuk menghubungkan warisan kedua ikon olahraga yang tak tertandingi ini dengan awal turnamen yang belum pernah terjadi sebelumnya. (ism)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:39
05:01
09:20
06:52
03:24
01:04

Viral